Dua Hari Ops Zebra, Ratusan Pelanggar di Jombang Terjaring Razia.

oleh -

Jombang: Dua hari pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019 di Kabupaten Jombang Jawa timur, sejumlah 340 pelanggar terjaring dalam razia yang dilaksanakan oleh Satuan Lalulintas Polres Jombang. Mayoritas Pengendara yang terjaring razia yakni dengan Pelanggaran tidak mengenakan Helm SNI dan tidak membawa surat Kelenggkapan Berkendara.

“Dihari pertama, ada 210 Pelanggar yang kita tindak tilang, dan kemarin ada 129 pelanggar juga kita lakukan penindakan,”Ujar Kanit Turjawali Satlantas Polres Jombang, Iptu Mulyani saat ditemui di Pos 904 Ringin Contong. Jumat, 25 Oktober 2019.

Mulyani menambahkan, dalam pelaksanaan Operasi Zebra Semeru 2019, sesuai dengan perintah Kasatlantas, dilaksanakan dengan dua metode yakni dengan metode razia Stasioner (terpusat, red) serta hunting system. Hal ini dinilai efektif dalam mejaring pengendara yang melakukan pelanggaran. Selama dua hari pelaksanaan, Total 340 Pelanggar terjaring dengan 284 tilang dan 36 teguran. Untuk tidakan berupa tilang Dengan Rincian pelanggar melawan arus yakni 116 pelanggar, tanpa helm 63 pelanggar, Pengemudi dibawah umur 46 pelanggar, Pelanggar Trafic light 38 pelanggar, serta pelanggar marka jalan 21 pelanggar serta dan .

“Hunting system dilakukan guna menjaring pengendara yang melakukan pelanggaran kasat mata, seperti melawan arus, tidak mengunakan alat keselamatan berkendara seperti helm, sabuk pengaman untuk kendaraan roda empat,”Imbuhnya.

Ia menambahkan, untuk razia stasioner dilakukan dengan lokasi yang berpindah-pindah terutama didaerah yang rawan terjadi pelanggaran lalulintas serta kecelakaan lalulintas. Terutama jalan protokol ataupun jalan poros.

“Lokasi kita dalam razia selalu berpindah-pindah, dan tidak selalu dalam satu lokasi saja,” Pungkasnya.

Untuk diketahui, Operasi Zebra 2019 mulai digelar oleh Satuan lalu lintas Polres Jombang, selama 14 hari terhitung mulai tanggal 23 Oktober hingga 05 November 2019. Razia ini dilakukan guna menekan angka kecelakaa lalulintas dikabupaten setempat.

Yang Menjadi target dalam sasaran Ops Zebra 2019 yakni, Pengendara yang tidak memiliki SIM, Kendaraan yang tidak dilengkapi STNK, Melawan arus lalu lintas, Tidak menggunakan helm SNI bagi pengendara motor, Mengemudikan mobil tidak dengan menggunakan sabuk pengaman, Menggunakan HP saat mengemudi, Berkendara di bawah umur, Berkendara sepeda motor berboncengan lebih dari 2 orang, Kendaraan bermotor yang tidak memenuhi persyaratan laik jalan, Kendaraan yang tidak dilengkapi perlengkapan standar, Berkendara di bawah pengaruh alkohol, Kendaraan bermotor yang memasang sirine atau rotator.(Noe)