DPMD Sumenep Belum Ambil Sikap Atas Penundaan Pilkades

oleh -

SUMENEP: Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep belum mengambil Langkah atas Surat Keputusan Menteri Dalam Negeri Tentang menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2020. Penundaan Pilkades serentak sampai proses pelaksanaan Pilkada serentak selesai digelar. Adapun Pilkada akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020.

Kabid Pemerintahan Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep, Pardi saat dikonfirmasi media ini melalui sambungan telpon mengaku belum bisa memberikan keterangan. Sebab pihaknya masih mengikuti rapat.

“Masih rapat mas, nanti ya,” katanya singkat melalui sambungan telpon, Selasa 11 Agustus 2020.

Namun beberapa waktu lalu, DPMD Sumenep menyebut jika rata-rata desa yang akan menggelar pelaksanaan Pilkades PAW telah menyelesaikan pembentukan panitia. Pembentukan panitia itu telah dilakukan sejak awal Bulan Juli lalu.

“Tahapannya belum ada laporan, tetapi pembentukan panitia rata-rata sudah sejak awal Juli 2020 lalu, bahkan secapatnya mungkin posisi pendaftaran,” kata Pardi, 28 Juli lalu.

Pardi waktu itu juga menjelaskan jika pelaksanaan Pilkades PAW di Sumenep direncanakan akan digelar pada Bulan Agustus atau September 2020. Sehingga dua desa yang akan digelar Pilkades PAW yakni Desa Pananggungan, Kecamatan Guluk-guluk, dan Desa Campor Timur, Kecamatan Ambunten, dimungkinkan telah merampungkan tahapan awal pelaksanaan Pilkades PAW ini.

Untuk Diketahui, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian memutuskan untuk menunda pelaksanaan pemilihan kepala desa (Pilkades) tahun 2020. Keputusan tersebut tertuang dalam surat nomor 141/4528/SJ dengan tanggal surat 10 Agustus 2020 dengan sifat surat penting.

Surat Mendagri itu ditujukan kepada seluruh bupati atau walikota se Indonesia terkait penundaan pelaksanaan Pilkades Serentak atau Pilkades Pengganti Antar Waktu (PAW). Mendagri Tito Karnavian dalam surat itu menyampaikan, penundaan Pilkades serentak sampai proses pelaksanaan Pilkada serentak selesai digelar. Adapun Pilkada akan digelar pada tanggal 9 Desember 2020.

Selain itu dijelaskan pula bahwa Pilkada serentak merupakan program strategis nasional yang harus didukung seluruh pihak termasuk Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Kabupaten atau Kota. Baik yang berpartisipasi dalam penyelenggaraan Pilkada ataupun tidak. NOE