Dokter Reisa Broto Ajak Masyarakat Jaga Kualitas Udara di Rumah

oleh -

Seiring bertambahnya kegiatan di dalam rumah selama masa penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dan work from home, kualitas udara di dalam ruangan menjadi kian penting untuk diperhatikan guna menunjang kesehatan keluarga.

Pentingnya menjaga kualitas udara di dalam ruangan ini diungkapkan oleh dokter sekaligus Public Figure Reisa Broto Asmoro dalam diskusi virtual bertajuk Udara Bersih, Solusi Keluarga Sehat yang diselenggarakan Xiaomi Indonesia beberapa waktu lalu.

“Selama ini banyak dari kita beranggapan bahwa polusi udara hanya terjadi ketika kita sedang berada di luar ruangan. Padahal polusi udara juga bisa terjadi di dalam ruangan atau rumah kita sendiri karena debu, asap rokok, bulu hewan, dan PM2.5 – sebuah partikel yang sangat kecil, berukuran hanya 3 persen dari diameter rambut manusia – yang dapat menempel di paru-paru,” jelas dr. Reisa.

Berbagai studi menunjukkan bahwa menghirup PM 2.5 dapat meningkatkan risiko terpapar sejumlah penyakit yang menyerang saluran pernapasan.

Data dari World Health Organization (WHO) tahun 2016 juga menunjukkan bahwa terdapat 7 juta orang yang meninggal akibat polusi udara di setiap tahunnya. Dari jumlah tersebut, 3,8 juta di antaranya disebabkan polusi udara rumah tangga akibat memasak dengan bahan bakar dan teknologi yang berpolusi.

“Oleh sebab itu penting sekali untuk menjaga kualitas udara, bahkan ketika berada di dalam ruangan,” kata dr. Reisa.

“Ada beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menjaga kualitas udara di dalam ruangan, di antaranya dengan memastikan ruangan dan benda-benda yang ada di dalamnya tetap bersih dan bebas sampah, memastikan sirkulasi udara yang baik dengan membuka jendela dan pintu ruangan secara berkala di pagi hari, dan memakai air purifier untuk menyaring partikel-partikel berbahaya,” tambahnya.