Dituduh Tukang Santet, Seorang Ustadz Disumpah Pocong

oleh -
Prosesi Sumpang Pocong (junaidi/kabarjatim)
Prosesi Sumpang Pocong (junaidi/kabarjatim)

SAMPANG-Keluarga Samiyah warga Desa Sana Tengah, Kecamatan Pasean, Pamekasan mendatangi Masjid Madegan di Kelurahan Polagan, sampang. Mereka meminta untuk disumpah pocong dengan Ustadz Nuruddin yang dituduh sebagai tukang santet.

Informasi yang dihimpun kabarjatim, kejadian ini berawal dari keluarga Samiyah yang telah meninggal dunia dianggap dengan cara yang tak wajar. Kemudian Keluarga Samiyah menuduh Ustadz Nuruddin yang telah menyantet keluarganya. Upaya sumpah pocong sempat dicegah oleh kepala desa setempat dan permasalahan itu diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi pihak keluarga Samiyah tetap ngotot agar sumpah pocong digelar

“Kami sudah berupaya Memediasi kedua belah pihak untuk diselesaikan secara kekeluargaan, tetapi pihak keluarga ibu samiyah tidak mau sehingga Kami menyerahkannya pada masing-masing keluarga,” kata Kepala Desa Sanah Tengah Ahmad Jeilani Fausi, Kamis (11/10/18).

Sementara Nuruddin yang telah dituduh sebagai tukang santet mengatakan tidak merasa mempunyai ilmu santet. Hingga akhirnya ia bersedia bersedia untuk disumpah pocong untuk membuktikan tuduhan dari keluarga Samiyah. “saya berani disumpah pocong karena saya benar-banar mempunyai ilmu santet itu” singkatnya.

Lurah Polagan Abdul Rozak yang ikut menyaksikan prosesi sumpah pocong mengatakan Masjid madegan sampang sudah sering menjadi tempat pengadilan terakhir bagi orang yang mempunyai masalah dan yang paling sering melakukan sumpah pocong dengan Motiv tuduhan santet.
Berdasarkan kepercayaan warga sekitar kekeramatan masjid Madegan pernah terbukti Hingga menyebabkan orang yang benar-benar bersalah meninggal dunia, kemudian dengan perkembangan zaman kekeramatan masjid mulai menurun, orang yang bersalah mempunyai konsekuensi dengan waktu yang cukup lama.

“Kalau dulu berdasarkan pernyataan warga sekitar yang dekat dengan masjid yang bersalah langsung meninggal dunia, sedangkan kalau sekarang efeknya masih lama” pungkasnya. @VIN