Dinas Sosial Jombang Hentikan Penyaluran Telur oleh PT Pertani

oleh -

JOMBANG-Dinas Sosial kabupaten jombang menghentikan kerjasama dengan PT pertani selaku supplier komoditas telur untuk bantuan pangan non tunai (BNPT) di kabupaten setempat.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, Muhammad Sholeh menjelaskan alasasn pemutusan kontrak tersebut yaknin melihat perkembangan serta elemen dalam program tersebut adanya beberapa titik terdapat telur rusak.

“Sejak tanggal 23 kemarin berdasarkan hasil rapat, kita (Dinas Sosial, red), PT Pertani harus menghentikan penyaluran telur untuk kabupaten jombang dalam program BPNT,” ujarnya saat sidak bantuan BPNT di Desa Bongkot Kecamatan Peterongan. Senin (26/11/2018).

Selain itu sejak tanggal 24 hingga 25 November Dinas sosial selaku pelaksana tugas program bpnt sudah mengeluarkan memo untuk seluruh agen agar menarik dan mengembalikan telur kepada supplier.

“ini merupakan konsekuensi yang harus ditanggung oleh PT pertani selaku supplier dan yang bersangkutan harus mempertanggungjawabkannya,” imbuhnya.

ia menambahkan, sebenarnya komitmen dari PT pertani sudah bagus dalam mendukung usaha mikro dengan memberdayakan ternak lokal di kabupaten jombang yakni dengan cara mengambil telur dari mereka.

“Namun karena kondisi cuaca serta pengiriman yang konvensional serta keadaan tidak mendukung sehingga mengakibatkan banyak telur yang rusak,”tegasnya.

Sebelumnya, Dua Desa di kabupaten jombang menerima bantuan BNPT berupa telur dalam kondisi berlubang busuk serta berbelatung. Dua desa tersebut yakni di Desa Morosunggingan, Peterongan dan Desa Sidokerto, Mojowarno.

Bahkan di desa Morosunggingan bantuan gagal disalurkan akibat telur yang diterima 70 persen diantaranya rusak dan Busuk.

*Beri Kebebasan Agen untuk berbelanja*

Dengan diputuskannya kontrak dengan PT pertani sebagai supplier komoditas telur untuk program bantuan pangan non tunai dinas sosial kabupaten jombang memberikan keleluasaan kepada agen penyalur keluarga penerima manfaat untuk berbelanja kebutuhan dalam program bantuan tersebut.

“Sudah harus menjadi konsekuensi dari agen untuk memenuhi komoditas keluarga penerima manfaat dalam bantuan pangan non tunai,” tegas kepala Dinas Sosial Kabupaten Jombang, M. Sholeh.

Pemenuhan komunitas keluarga penerima manfaat, Yakni dengan cara agen berbelanja kebutuhan tersebut dengan berbelanja di pasar bebas.

“Disesuaikan dengan kebutuhan dari keluarga penerima manfaat,” pungkasnya. @VIN