Di Ponpes Bahrul Ulum Jombang Jokowi Bicara Soal Tudingan PKI Hingga Antek Asing

oleh -
Presiden Jokowi saat di Ponpes Tambak beras

JOMBANG- Presiden Republik Indonesia Joko Widodo angkat bicara tentang isu dan berita hoax yang selama ini menerpanya saat menjadi Presiden. Dua isu yang menjadi perhatian presiden yakni isu yang menyebut dirinya adalah PKI dan antek aseng.

“Selama empat tahun saya diam, dan berdasarkan survey 9 juta orang indonesia percaya isu tersebut dan tentuakan membahayakan kesatuan bangsa ini,” ujarnya saat memberikan sambutan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas Jombang. Selasa (18/12/2018).

Isu dan berita Hoax tersebut menurut Jokowi sangat tidak relevan dengan kondisi bangsa saat ini yang Karakter baik, penuh dengan toleransi dengan tata krama.

Terkait isu yang menyebutkan dirinya PKI, Jokowi mempersilahkan untuk mengkroscek langsung ketempat kelahirannya di Solo, terkait sisilah keluarganya. “Saya Muslim, Bapak Ibu saya juga muslim, silahkan ditanyakan kedaerah asal saya, takmir masjid disana,” imbuhnya.

Selain itu, isu yang menyebutkan dirinya PKI diperkuat dengan adanya gambar saat DN Aidit berpidato ada sosok yang mirip dirinya.

“Pidato itu terjadi pada tahun 1955 dan saya belum lahir tapi kok saya ada didekat dia, dan mirip lagi,” selorohnya, Sembari menunjukan gambar pidato DN Aidit.

Sedangkan terkait antek asing, jokowi sudah membuktikan aset yang dikuasai oleh asing sudah diambil alih diantranya, ditahun 2015 blok mahakam puluhan tahun dikuasi oleh prancis dan jepanh dan sudah diambil, kedua Pada tahun 2018 Blok rokan diriau yang 90 tahun dikuasi oleh amerika sekarang dikelola pertamnina.

“Dan terbaru Freeport yang selama 40 tahun kita hanya diberi 9 persen saham sekarang sudah 51 % kita pegang mayoritas,” pungkasnya. Jokowi mengatakan, persoalan ini muncul karena berkaitan dengan politik Pemilihan Presiden. Ia juga mengajak untuk melakukan politik secara santun dan mempertahankan etika politik. @VIN