Demo Disnaker, mahasiswa sumenep tuntut jaminan kesehatan pekerja

oleh -

SUMENEP: Sejumlah mahasiswa di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur melakukan aksi demonstrasi di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) setempat. Mereka menuntut pemerintah memperhatikan jaminan kesehatan pekerja.

Dalam aksi tersebut, para mahasiswa menyoal perusahaan yang ada di Kabupaten Sumenep. Sementara pemerintah dituding kurang memperhatikan jaminan kesehatan para pekerja. Salah satu perusahaan yang mereka persoalkan adalah PT Tanjung Odi. Perusahaan tersebut merupakan perusahaan yang bergerak dibidang produksi rokok.

Kordinator aksi, Sutrisno menyampaikan PT Tanjung Odi sudah membawa malapetaka di Kabupaten Sumenep. Sebab, beberapa tahun beroperasi di Kabupaten Sumenep, fenomena tidak biasa muncul, para pekerja banyak yang berhenti karena mengalami sakit.

“Kebanyakan penyakit pernafasan. Mirisnya, meski telah beberapa tahun berhenti para pekerja terus mengalami sakit-sakitan,” jelas aktifis Forum Komunikasi Mahasiswa Sumenep (FKMS) itu.

Sutrisno menduga hal itu terjadi karena PT. Tanjung Odi kurang memperhatikan kesehatan para pekerja. Dia meminta pemerintah tidak tinggal diam dan meminta Disnaker memerintahkan PT Tanjung Odi bertanggungjawab.

“Jangan sampai kemudian ini dibiarkan oleh pemkab khususnya Dinas Tenaga Kerja,” tegasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Sumenep Mohamad Syahrial mengaku semua aspirasi yang dilakukan mahasiswa tersebut akan segera ditindaklanjuti.

Sahrial memastikan, akan melakukan pengecekan secara intens terhadap perusahaan produksi rokok tersebut. “Setau kami sejak kemarin disana ada BPJS, ada dokternya. Jadi kalau urusannya berbeda kita butuh ngecek kesana dulu,” jelasnya.

Sahrial menyebut belum bisa melakukan penindakan apabila belum ada bukti konkrit soal tuntutan mahasiswa tersebut. Sebab dia mengklaim hampir setiap bulan melakukan pengawasan ke semua perusahaan, termasuk PT Tanjung Odi tersebut.(Noe)