Dari Kirab Tumpeng Agung Nusantara di Candi Palah Penataran

oleh -
Peserta Kirab Tumpeng (Foto : Khoruddin/Kabarjatim)
Peserta Kirab Tumpeng (Foto : Khoruddin/Kabarjatim)

BLITAR-Dalam rangka melestarikan budaya asli Indonesia, lembaga perlindungan pelestari Budaya Nusantara (LP2BN) menggelar kirab tumpeng agung nusantara, Rabu (11/07/2018) di area Candi Palah Penataran Blitar.

Dalam pantauan kabarjatim.com terlihat arak-arakan panjang bendera sepanjang 100 meter dan ratusan masyarakat berpakaian adat berjalan dari situs Balekambang menuju Candi Palah Penataran.

Pada acara Kirab tumpeng agung nasional yang ke VII di Candi Palah Penataran, turut hadir Bupati Blitar Drs Rijanto M.M serta puluhan budayawan dari berbagai daerah di Indonesia. Acara dimulai dari Pukul 13.00 Wib hingga selesai.

Dalam sambutannya Rijanto menyampaikan dengan adanya acara ini berharap masyarakat dapat lebih penduli “ini merupakan tradisi bangsa Indonesia dan peninggalan nenek moyang, kita sebagai generasi penerus harus melestarikannya ” katanya.

Hal senada disampaikan oleh ketua acara sekaligus ketua umum LP2BN Ki Aris Sugito “Tujuan acara ini adalah membangun dan membangkitkan kembali norma-norma bangsa kita. Banyak diantara kita tubuhnya orang Jawa/ orang Indonesia tapi jiwanya menganut luar negeri” tuturnya kepada kabarjatim.com.

Sugito menambah bahwa tumpeng merupakan penuh makna yaitu saling menghormati, baik kepada leluhur, kepada Tuhan, kepada alam dan juga kepada sesama. Sedangkan ma’na bendera merah putih yang sepanjang 100 meter, itu bermakna merah yaitu lingga dan putih artinya Yoni. Ibarat bopo angkoso dan ibu pertiwi jadi, menghormati negara sama dengan menghormati Ibu dan bapak. @VIN