Cara Menjadikan Bahasa Indonesia Menjadi Bahasa Internasional

oleh -

METODE pembinaan dan pengembangan Bahasa Indonesia menjadi fokus perhatian pada Kongres Bahasa Indonesia (KBI) XI Tahun 2018.

Anggota Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Ferdiansyah, mengimbau Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa untuk menargetkan sekitar 8.000 kosa kata baru tersebar dalam setahun.

“Fungsi pembinaan dan pengembangan pada Badan Bahasa diperluas, agar dapat menyebarkan sekitar 8000 kosa kata per tahun, meraih Bahasa Indonesia jadi bahasa internasional,” ujarnya saat Diskusi Panel Sesi Kedua Kongres Bahasa Indonesia 2018, Selasa (30/10/2018), di Jakarta.

Menurut Ferdi, penyebaran kosa kata bisa dilakukan melalui penggunaan Bahasa Indonesia pada kegiatan formal, seperti di lingkup pemerintahan. “Penyebaran (Bahasa Indonesia) bisa dilakukan seperti dengan penerapan Bahasa Indonesia untuk proses seleksi para pejabat di lingkungan Kementerian atau Lembaga,” jelasnya.

Penerapan Bahasa Indonesia di ruang formal ini amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009. Laode Ida, Anggota Ombudsman Republik Indonesia, pada pemaparan dengan judul Ketidakpatuhan Penggunaan Bahasa Indonesia di Ruang Publik menjelaskan bahwa penggunaan bahasa Indonesia pada pasal 26 sampai dengan 39 mewajibkan digunakan pada peraturan perundang-undangan; dokumentasi resmi negara; pidato resmi; pengantar pendidikan; pelayanan administrasi publik; nota kesepahaman; forum nasional dan internasional; alat komunikasi resmi di lingkungan pemerintah dan swasta; laporan lembaga/perorangan kepada pemerintah; karya ilmiah; nama geografi; informasi produk barang dan jasa; rambu umum; informasi media massa.

Pada sisi lain, Ferdiansyah yang merupakan anggota dari Fraksi Golongan Karya ini pun menambahkan pengenalan Bahasa Indonesia di lingkup internasional sangat berpotensi dilakukan melalui jalur pariwisata.

“Masih banyak penggunaan bahasa asing yang kurang tepat, lebih baik pakai Bahasa Indonesia, terutama ditargetkan 2019 ada 20 juta wisatawan mancanegara. Pengenalan dari sekedar ucapan salam bisa dilakukan,” ujarnya.

Momentum tersebut dapat menambah nilai tawar Bahasa Indonesia. Menurut Ferdi, hal tersebut dikarenakan terjadi lobi budaya untuk bahasa sehingga bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional.

Kongres Bahasa Indonesia tahun 2018 pun merupakan kongres ke-11. Kongres ini terselenggara selama empat hari dari tanggal 28 sampai dengan 31 Oktober 2018, di Jakarta.

Tahun ini, KBI bertujuan untuk menjayakan negara-bangsa Indonesia melalui bahasa dan sastra Indonesia. Secara khusus, KBI XI membahas peluang dan tantangan dalam pengembangan, pembinaan, pelindungan, pemanfaatan, serta penegakan kebijakan bahasa dan sastra Indonesia untuk membawa negara-bangsa Indonesia berjaya pada era global ini.