Cara Gus Ayik Atasi Bonus Demografi di Jatim

oleh -
Gus Ayik
Gus Ayik

SURABAYA – Bonus demografi di setiap daerah akan berbeda, termasuk di daerah Jawa Timur. Untuk mengatasi fenomena tersebut, kreatifitas mandiri menjadi solusi menghadapi tantangan bonus demografi tersebut.

“Apalagi diperkirakan pertumbuhan usia produktif (15-55 tahun) mencapai 70 persen pada tahun 2030,” kata anggota DPRD Jatim, Ahmad Atoillah, di Surabaya, Senin (16/9/2019).

Gus Ayik, demikian ia disapa, mengaku telah menyiapkan strategi untuk mengatasi bonus demografi. Strategi yang dimaksud, kata Gus Ayik, terkait sumber daya manusia (SDM) yang harus disiapkan khususnya bagi milenial.

Di antaranya, mengadakan pelatihan-pelatihan bagi kaum milenial seperti fotoghrafi, vidoghrafi, video maker, make up beauty, dan lainnya. “Jadi tentunya kalangan milenial harus didukung, untuk kemandirian serta kemampuan mereka berkreasi, berinovasi untuk berkembang,” kata politisi dari Dapil Jombang-Mojokerto ini.

Menurut politisi PKB ini, bonus demografi menjadi tantangan di era teknologi ini. Oleh karena itu semua pihak harus siap menghadapi bonus demografi.

“Bonus demografi ini adalah tantangan sendiri yang harus kita siapkan kedepan. Intinya kita harus memberi ruang untuk meningkatkan kemampuan anak muda, kita harus memfasilitasinya sesuai kemampuan anak muda itu sendiri,” kata Gus Ayik. VIN