Cabuli Gadis dibawah umur hingga hamil, Seorang kakek di Sumenep diringkus polisi

oleh -

SUMENEP: Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Sumenep berhasil menangkap, Abdul Latip seorang kakek berusia 60 tahun warga Desa Sepanjang, Kecamatan Sapeken, Kabupaten Sumenep, karena dilaporkan telah mencabui Bunga (bukan nama Sebenarnya) yang tak lain adalah tetanganya sendiri hingga hamil dua bulan.

Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti, menjelaskan, penangkapan tersangka atas laporan dari keluarga korban, yang tidak terima anaknya telah dicabui hingga hamil dua bulan.

“Sebelumnya pelaku sempat dipanggil ke balai desa untuk dimintai keteranan Atas laporan orang tua Bunga, dan pelaku mengakui perbuatanya, kemudian oleh perangkat desa iserahkan ke Mapolsek untu diproses lebih lanjut,”Ujarnya. Senin 20 Januari 2020.

Ia menambahkan, dari hasil pemeriksaan terhadap korban, kejadian cabul tersebut terjadi di disemak-semak kebun milik pelaku.

“Awalnya, tidak ada yang mengetahui peristiwa itu, namun karena korban terlihat sering murung, orang tuanya curiga dan menanyakan prihal yang dialami putrinya, yang masih kelas I (satu) sebuah sekolah menengah pertama (SMP),”Jelasnya.

Masih menurut Widiarti, Karena curiga ayah korban, memaksanya mengundang bidan desa setempat, untuk memeriksa kondisi korban yang selalu murung dan dari hasil pemeriksaan tersebut diketahui bahwa korban sedang hamil. Tak percaya disebut hamil, empat hari kemudian, ayah dan ibu korban kembali membawanya ke bidan lain, dan Hasilnya tetap sama.

“akhirnya korban mengaku Kepada kedua orang tuanya, jika telah disetubuhi Abdul Latip, yang sudah berusia 60 tahun, selanjutnya keluarga korban lantas melaporkan kejadian tersebut kepihak desa dan kemudian dilanjutkan kekepolisian, dan pelaku kita amankan,”jelas Widi.

Dan atas perbuatannya, pelaku akan dijerat pasal 81, pasal 82 Undang-Undang RI nomor 17 tahun 2017 atas perubahan Undang-Undang U RI nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. “Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara,” tandasnya.(Noe)