Bupati Jombang Cek Data Penerima Bantuan di Desa Tejo

oleh -

JOMBANG: Bupati Jombang, Hj Mundjidah Wahab memantau langsung data warga masyarakat sebagai penerima Bantuan Sosial (Bansos) warga terdampak pandemi Covid-19, yang bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jombang. Hal tersebut dilakukan agar bantuan tersebut tepat sasaran.

Pemantauan data penerima bantuan dilakukan di Desa Tejo Kecamatan Mojoagung, Bupati didampingi dengan sejumlah ketua SKPD yang juga anggota Gugus Tugas Percepatan Penanganan Pandemi Covid-19 Kabupaten Jombang, memeriksa kesiapan data yang dilakukan oleh desa setempat. Nampak sejumlah daftar pemerima bantuan bantuan dari APBD Kabupaten Jombang dan Data Penerima Bantuan dari Dana Desa terpampang disalah satu sudut SDN 1 Tejo dan Balai Desa Setempat.

“Jadi setelah saya rapat dinas dan ini sudah keputusan tadi malam, bahwa Insya Alloh besok kita akan menyalurkan Bantuan Sosial dampak Covid-19 ini dari APBD Kabupaten,” ujar Bupati Jombang, Mundjidah Wahab lokasi.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan bahwa pengumuman data penerima bantuan harus terpampang disetiap desa, baik bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten, Kementrian serta yang bersumber dari Dana Desa. Dan masyarakat harus mengetahuinya agar proses tranparansi dapat terjadi.

“Bagi warga yang belum mendapatkan Bansos Covid-19 namun memang kondisinya benar-benar sangat rendah sekali dalam hal ekonomi, maka yang bersangkutan masih bisa diusulkan,”Imbuhnya.

Masih menurut Bupati, penempelan atau pengumuman pemerima bantuan tersebut tidak hanya dilakukam dibalai desa saja, namun ditempat-tempat strategis sehingga dapat diketahui oleh masyarakat.

“Jadi kalau ada beberapa tempat yang itu tempat umum yang bisa terbaca,”pungkasnya.

Selain melakukan pemantauan dan pengecekan data warga penerima Bansos Covid-19, saat di Desa Tejo, Kecamatan Mojoagung, Kabupaten Jombang ini, Bupati juga meninjau Posko Karantina warga pendatang/ pemudik yang berada di SDN Tejo 1, Mojoagung, Jombang. Bupati sempat melakukan dialog dengan sejumlah warga yang menjalani karantina di tempat tersebut. Dia juga memberikan semangat agar warga yang menjalani karantina ini bisa menyelesaikan proses karantina selama 14 hari.

Setelah itu, Bupati Jombang juga menyerahkan bantuan paket Sembako kepada sejumlah guru PAUD yang belum mendapatkan sertifikasi. Bantuan paket Sembako ini berasal dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Jombang.

NOE