BKPSDM Sumenep belum Miliki Regulasi Kerja ASN Positif Covid-19

oleh -

SUMENEP: Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, belum memiliki regulasi untuk pegawai negeri sipil (PNS) atau Aparatur Sipil Negara (ASN) terkonfirmasi positif Virus Corona atau Covid-19.

Sebab baru-baru ini, dua ASN di lingkungan Pemkab Sumenep resmi terkonfirmasi positif Covid-19. Dari hal itu, BKPSDM sampai saat ini masih dalam tahap proses pembuatan kebijakan regulasi kerja bagi ASN yang positif Covid-19 tersebut.

Kepala Bidang Penilaian Kerja Aparatur dan Penghargaan (PKAP) BKPSDM Sumenep, Linda Mardiana menjelaskan, bagi ASN yang terkonfimasi positif Covid-19 nantinya akan dibuatkan kebijakan regulasi kerja ASN sesuai situasi dan kondisi.

“Jika ASN yang terkonfirmasi positif Covid-19 itu masuk dalam Ketegori Orang Tanpa Gejala (OTG), maka kami tugaskan untuk tetap bekerja dari rumahnya,” katanya.

Menurut dia, ASN yang masuk dalam kategori OTG Covid-19 itu, lebih memilih kerja masuk di kantor dinas masing-masing, dari pada kerja dirumahnya. “Tapi dengan pertimbangan lain. jika memaksakan masuk ke kantor dinasnya, dikhawatirkan hanya jadi pelantara penyebar virus corona itu,” tambanya.

Atas dasar itu pihak BKPSDM Sumenep, kata Linda mengambil kebijakan dengan memberikan surat tugas untuk tetap bekerja dirumah Jika yang bersangkutan masuk kategoti OTG.

Sedangkan bagi ASN yang terkonfirmasi covid-19 dengan gejala, Linda mengaku, sampai saat ini masih dalam tahap pembuatan kebijakan regulasi kerja. Sebab kejadian ini datang dengan tanpa disangka-sangka.

“Masih proses pembuatan kebijakan, Kalau saya biacra sekarang, khawatir nanti hasilnya tidak sesuai dengan apa yang dikehendaki pimpinan,” pungkasnya.