Bidik Misi Masih Jadi Solusi Bagi Warga Tidak Mampu

oleh -
Ilustrasi
Ilustrasi

JEMBER-Mahalnya biaya kuliah, tak sedikitnya membuat calon mahasiswa yang berada pada ekonomi lemah mengurungkan niatnya untuk masuk Perguruan Tinggi. Namun, setelah kebijakan bidikmisi digulirkan, kini banyak orang yang berasal dari keluarga berkategori tidak mampu bisa mendapat pendidikan sampai jenjang kuliah.

Salah satu mahasiswa baru yang masuk Perguruan Tinggi dengan memanfaatkan beasiswa bidikmisi, adalah Devi Isdayatul Coiru Nisa, mahasiswa baru Unej asal Kabupaten Trenggalek. Ia masuk Unej bersama adik kembarnya, yakni Desi Desy Isdayatul Coiru Nisa.

Ia juga menceritakan, bagaimana kondisi keluarganya di rumah. Semenjak bapaknya meninggal dunia sekitar tahun 2011, ia harus berjuang menyambung hidup dengan jualan “Reyek atau Besek” hasil kerajinannya sendiri bersama ibu dan adiknya.

“Sejak duduk di bangku SMA kami selalu membantu ibu, mulai dari pulang sekolah sampai jam sepuluh malam. Baru selepas itu kami belajar hingga jam satu dini hari. Kalau kawan-kawan lain bisa istirahat saat hari libur, kami malah sebaliknya sebab kami membantu ibu mulai pagi sampai malam membuat reyek,” ujar Devi, kaka dari Desy, Jum’at (20/7/2018).

Meski ia harus berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan, dirinya juga mengaku tidak lupa untuk belajar di sela-sela kegiatanya membantu giyem, ibunya. “Jadi di sela-sela membantu ibu itulah, kami sempatkan untuk belajar. Dan alhamdulillah berkat giat belajar dan doa ibu kami bisa lolos SBMPTN,” katanya.

Lanjut Devi, ia dan adiknya akan serius menempuh pendidikan di bangku kuliah, sebab mereka yakin bahwa pendidikan akan menjadi sarana memperbaiki kondisi keluarga. “Kami akan berusaha keras untuk rajin kuliah demi masa depan yang lebih baik. Kami sangat berharap dengan berkuliah di Universitas Jember dapat menjadi pribadi-pribadi yang unggul, menjadi lulusan yang berprestasi, serta bisa mendapatkan pekerjaan yang layak sehingga dapat mengangkat perekonomian keluarga kami. Dan yang paling penting dapat membuat Ibu bangga,” pungkasnya.

Devi dan Desi merupakan saudara kembar yang masuk Unej dengan beasiswa Bidikmisi. Devi diterima di program studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, dan Desi diterima di program studi Administrasi Bisnis. Mereka berdua masuk Unej melalui jalur SBMPTN 2018, dengan menempatkan Unej pada pilihan pertama. @VIN