Besuk SBY, Peluang Duet Prabowo-AHY Terbuka Lebar

oleh -
Sumber IINstagram Ani Yudhoyono
Sumber IINstagram Ani Yudhoyono

JAKARTA-Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Prabowo Subianto membesuk Ketua Umum DPP Partai Demokrar Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Kedua tokoh ini terlihat saling akrab hingga menguat spekulasi bergabungnya Partai Demokrat ke Kubu Prabowo dalam kontalasi Pilpres 2019 mendatang.

Salah satu isu yang menguat adalah peluang duet Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dengan Prabowo. Sejak beberapa bulan lalu nama AHY memang beredar di deretan atas sebagai Cawapres, baik Prabowo maupun Jokowi. Menurut Direktur Eksekutif Developing Countries Studies Center (DCSC) Zaenal A Budiyono, AHY adalah politisi muda hal ini sesuai dengan momentum maraknya pemimpin muda dunia akhir-akhir ini.

“Terbaru Sebastian Kurz yang terpilih sebagai Kanselir Austria di usia 31 tahun. Sebelumnya ada nama Macron di Prancis dan Truedue di Kanada. Peremajaan politik juga terjadi di negara tetangga Malaysia ada dua mentero yang berusia di bawah 30 tahun,” kata Zaenal, Kamis (19/7/2018).

Dengan fakta ini, lanjutnya, maka Prabowo – AHY menggambarkan pasangan tua – muda yang linear dengan gejala politik global. Namun tidak mudah tentu bagi Prabowo untuk memilih AHY, mengingat ada koalisi seperti PKS dan PAN yang juga memiliki nama calon. PKS terus mendorong Anies dan Aher, sementara PAN cenderung mendukung Zulhas.

“Anies memiliki peluang yang sama dengan AHY, tetapi bila kita melihat kinerjanya di Jakarta, tidak atau belum ada legacy fenomenal yang bisa dijadikan alasan untuk maju ke pemilihan nasional,” jelasnya. Namun, misalnya Anies sudah melakukan banyak hal di Jakarta yang dirasakan rakyat, posisi Cawapres tidak akan menimbulkan perdebatan. “Hanya saja faktanya tidak demikian,” pungkasnya. @VIN