Berkas Lengkap, Kasus OTT Disdukcapil Jember Segera Disidangkan

oleh -

JEMBER – Kasus operasi tangkap tangan (OTT) pungli di Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Jember bakal memasuki babak baru, setelah berkas perkara dinyatakan lengkap dan siap disidangkan.

Kuasa hukum tersangka mantan Kadisdukcapil Jember Sri Wahyuni dan Abdul Kadar, Eko Imam Wahyudi, menyatakan akan mengungkap fakta-fakta baru di persidangan yang akan digelar dalam waktu dekat.

“Kami sudah siapkan semua strategi dan pasti ada hal yang baru saya sampaikan nantinya. Di antaranya tentang temuan uang Rp10 juta yang di OTT berasal dari mana dan bentuknya pinjaman atau seperti apa,” ujar Eko Imam Wahyudi di Kejari Jember, Selasa (22/1/2019).

Eko menambahkan, ada hal lebih penting yang nantinya harus diungkap di persidangan. Sayangnya dia tidak merinci dengan jelas. Dia hanya berharap hakim akan mengamini hal baru yang akan diungkap di pengadilan.

Tim Saber Pungli Polres Jember telah menetapkan Sri Wahyuni dan Abdul Kadar sebagai tersangka kasus pungutan liar dalam Operasi Tangkap Tangan di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil. Kedua tersangka langsung dibawa dan dititipkan ke Lapas kelas II A Jember pada Kamis 1 November 2018 malam.

Kapolres Jember AKBP Kusworo Wibowo mengatakan OTT di Dispenduk Capil pada Rabu malam dilakukan berdasarkan informasi masyarakat, ada dugaan praktek pungli yang dilakukan oknum tertentu dalam pengurusan dokumen kependudukan.

Berbekal informasi tersebut, jajaran Polres Jember langsung melakukan penyelidikan selama dua bulan. Pada Rabu malam, polisi akhirnya berhasil melakukan operasi tangkap tangan terhadap pelaku-pelaku yang diduga kuat melakukan praktek pungli tersebut.

“Yang kita duga ini, kemarin malam datang ke salah satu oknum dispenduk. Kita langsung amankan beserta sejumlah uang. Nilainya sekitar Rp10.100.000. Yang jelas uang tersebut berasal dari pemohon KTP, sampai ke calo kemudian kepada orang sipil yang berperan sebagai pengepul, sampai masuk ke oknum dispenduk,” ungkap Kusworo.

Menurut Kusworo, untuk mendalami kasus pungli tersebut pihaknya sudah memeriksa 20 orang yang diduga kuat terlibat praktek pungli.

Editor : Ahmad Saefullah

Tentang Penulis: ANGGA MILANISTI

Gambar Gravatar
Angga Jember