Berkas dinyatakan P21, Tersangka Beras Oplosan Dilakukan Penahanan Kota

oleh -

SUMENEP: Kepolisian Resort (Polres) Sumenep, Jawa Timur, telah melimpahkan tersangka atas kasus beras oplosan yang sempat digrebek pihak kepolisian beberapa bulan yang lalu.

Itu dilakukan setelah berkas dinyatakan lengkap alias P21, akhirnya penyidik melimpahkan kasus beras oplosan tahap II ke Kejaksanan Negeri (Kejari) setempat. Yakni, penyerahan tersangka L (inisial, perempuan) dan Barang Buktinya (BB). “Sudah dilimpahkan tahap dua ke Kejaksaan Negeri Sumenep,” kata Kasubag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti.

Namun sayangnya, tersangka perempuan itu tidak ditahan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tentunya, dengan alasan subjektif tim penuntut. Tersangka hanya dikenakanan tahanan kota.

“JPU (Jaksa Penuntut Umum) tidak melakukan penahanan terhadap tersangka L di RUTAN Sumenep, melainkan hanya dilakukan penahanan kota,” jelasnya.

Sebelumnya, L ditetapkan tersangka atas kasus beras oplosan. L diduga melanggar Pasal 62 ayat (1) UU No.8 tahun 1999 Ttg Perlindungan Konsumen atau pasal 139 UU No. 18 tahun 2012 Tentang Pangan atau pasal 106 UU No. 7 tahun 2014, Tentang Perdagangan.

“Sebelum dilakukan pelimpahan, L sempat menjalani pemeriksaan protokol kesehatan. Dilakukan rapid test,” jelasnya.

Sebelumnya, Polres Sumenep, beberapa waktu lalu melakukan penggerebekan terhadap gudang pengoplos beras tani dengan beras bulog, di Desa Pamolokan, Kecamatan Kota Sumenep.

Hasil dari penggerebekan itu, gudang usaha UD. Yudatama Art tersebut diketahui mengoplos beras tani dengan beras bulog, dicampur dengan bahan campuran, yakni bahan berbau pandan.

Polisi juga sempat melakukan konferensi pers terkait penggerebekan itu. Bahkan, sejumlah media ikut diajak ke lokasi gudang tempat pengoplosan tersebut.

Dari hasil penyelidikan, ditemukan adanya kecurangan pelaku usaha, yakni beras yang berkualitas jelek kemudian dicampurkan dengan cairan pandan. Sehinga beras tersebut terkesan harum dan meyakinkan konsumen. Hasil racikan beras oplosan itu juga, nantinya bisa diklaim sebagai beras premium. NOE