Belum Ada Juknis Pulsa untuk Siswa dan Guru, Sekolah ini Gunakan Dana BOS Untuk bangun Halaman

oleh -

SAMPANG: Pembangunan pekarangan sekolah dilingkungan SDN Gulbung 1 Kecamatan Pangarengan Sampang, dalam situasi pandemi covid 19, menuai Kontrovesi, pasalnya Pihak sekolah lebih memilih melaksanakan kegiatan pembangunan di bandingkan dengan kebutuhan siswa dan guru.

Kepala sekolah SDN gulbung 1 kecamatan pangarengan Mufidah mengatakan kegiatan pembangunan di depan sekolah itu merupakan kegiatan pembangunan pekarangan sekolah yang sumber dananya dari Biaya operasional sekolah (BOS) tahun 2020.

“Pelaksanaan pembangunan itu kegiatan rencana sekolah yang anggarannya melalui Dana BOS tahun 2020,”Ujarnya. Senin, 10 Agustus 2020.

Ia mengaku, sekolah juga sudah belanja kebutuhan penanganan covid 19 tetapi, belum berani membelanjakan pulsa untuk siswa dan guru dengan alasan belum ada petunjuk tekhnis (Juknis) dari kementrian pendidikan.

“Kalau untuk belanja pulsa siswa kami masih belum berani karena belum ada juknis dari kementrian,” dalihnya.

Sementara Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sampang Ahmad Mawardi ketika di konfirmasi melalui telephone selulernya belum bisa menanggapi dengan alasan karena masih mengikuti rapat.

“Maaf mas masih ada rapat, nelfon lain kali,”Ucapnya sambil memutuskan sambungan ponselnya. NOE