Bawaslu Surabaya Proses Dugaan Pelanggaran Pemilu Caleg PDIP

oleh -
Proses Persidangan di Bawaslu Kota Surabaya
Proses Persidangan di Bawaslu Kota Surabaya

SURABAYA-Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Surabaya memproses dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan calon legeslatif. Kali ini Bawaslu Kota Surabaya memproses dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan oleh Caleg (calon Legeslatif) dari PDIP Armuji dan Baktiono.

Keduanya diduga melakukan pelanggaran administrasi pemilihan umum (Pemilu) 2019. Saat ini, laporan tersebut memasuki masa sidang oleh Bawaslu Kota Surabaya. Kadiv SDM Bawaslu Kota Surabaya Agil Akbar mengatakan, berkas dugaan pelanggaran tersebut telah teregister dengan nomor 01/TM/PL/Kota/16.01/XI/2018. “Sidang dugaan pelanggaran oleh peserta pemilu pada hari ini adalah sidang pemeriksaan dugaan pelanggaran administrasi, serta pembacaan putusan pendahuluan,” kata Agil, Selasa (4/12/2018).

Saat ini prosesnya masih dalam tahap mendengarkan keterangan pelapor dan belum dalam tahap mendengarkan keterangan terlapor. Agil menjelaskan, kedaa Caleg yang saat ini juga masih duduk di kursi DPRD Kota Surabaya melakukan dugaan pelanggaran adminitrasi Pemilu. Untuk kedua Caleg ini, lanjut Agil, dilaporkan telah melakukan bagi-bagi door prize saat kampanye bersama di kawasan Tambaksari pada bulan November lalu.

“Keduanya dilaporkan telah bagi-bagi door prize. Saat ini sedang diproses di Bawaslu Kota Surabaya. Untuk selanjutnya, paling tidak selama 14 hari kedepan sudah ada keputusan terkait perkara ini,” tambah Agil.

Agil menambahkan, proses penanganan Pelanggaran Administrasi pemilu sudah diatur dalam Perbawaslu No 8 Tahun 2018, sedangkan dalam proses pengawasan kampanye Bawaslu menggunakan Perbawaslu no 28 tahun 2018 tentang pengawasan kampanye pemilihan umum.

“Sanksi yang akan diberikan pada terlapor, apabila terbukti ada pelanggaran administrasi, maka akan diberi peringatan secara tertulis, dan bisa tidak diikutkan dalam tahapan penyelenggaraan pemilu sesuai pasal 36 dalam perbawaslu no 8 tahun 2018” terang alumni Unesa tersebut. @VIN