Bawaslu Jombang Copot APK Yang Salahi Aturan

oleh -

JOMBANG – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Jombang bersama Satpol PP lakukan penertiban terhadap Alat Peraga Kampanye (APK) berupa Billboard yang melanggar aturan. 

“Ini sebagai tindakan terhadap billboard – billboard gambar partai atau caleg yang tidak sesuai ketentuan,”ucap David, Senin (04/03/2019).

Lebih lanjut, pria yang menjabat sebagai Divisi Pengawasan Bawaslu Jombang mengatakan, menurut aturan bahwa per partai ataupun per peserta pemilu dalam satu Kabupaten hanya diperbolehkan memasang billboard sebanyak dua, kalau melebihi dari itu akan di tindak. 

“Aturannya boleh pasang billboard itu cuma dua dalam satu Kabupaten, baik gambar partai maupun caleg. Kami sebelumnya sudah merekomendasikan surat peringatan kepada peserta pemilu agar yang menyalahi aturan ditertibkan sendiri. Untuk peserta pemilu yang tak mengindahkan peringatan tersebut akhirnya kita tertibkan,”paparnya. 

“Kami akan terus lakukan penertiban di sejumlah lokasi, dan selanjutnya sasaran kami di lokasi utara sungai Brantas,”pungkasnya. 

Dalam kegiatan penertiban tersebut, bawaslu dibantu oleh beberapa instansi diantaranya Satpol PP, Dishub dan Kepolisian. Ada sebanyak 4 APK berupa billboard yang diturunkan yakni dua dari partai Demokrat dan dua dari partai PKB. 

Ke empat APK tersebut berasal dari lokasi yang berbeda yakni di Kecamatan Jombang, Mojoagung, Mojowarno serta Jogoroto. Untuk menertibkan billboard, bawaslu terpaksa menggunakan mobil crane karena lokasi billboard yang dipasang cukup tinggi. Selanjutnya billboard yang sudah ditertibkan dibawa ke kantor Bawaslu Kabupaten Jombang. 

Editor.  :  Rusmiyanto