Antisipasi Covid-19, Desa Ini terapkan Protokol Kesehatan Hingga Karantina Pemudik

oleh -

JOMBANG: Pemerintah Desa Wonokerto, Kecamatan Wonosalam, Jombang Jawa Timur memberlakukan protokol Kesehatan Kepada setiap pengendara ataupun warga yang melintasi desa tersebut, yakni dengan cara menyemprot cairan disinfektan serta memeriksa identitasnya, selain itu Pemerintah Desa juga mengkarantina pemudik yang datang dari luar kota di Posko Pantau Siaga Covid-19 yang berada di SDN Wonokerto. Hal tersebut dilakukan guna mengantisipasi penyebaran covid-19 yang saat ini menjadi menjadi pandemi.

Pantauan kabarjatim.com, didua pintu perbatasan desa yakni Perbatasan Desa Pangklungan dan Perbatasan Desa Ngrimbi didirikan pos siaga yang bertugas memeriksa setiap pengendara yang melintas, selain itu, sebelum memasuki desa petugas jaga akan menyemprotkan cairan disinfektan.

Sekertaris Desa (Sekdes) Wonokerto, Irwanto mengatakan, pemberlakuan protokol kesehatan ini harus ditaati oleh seluruh warga Desa Wonokerto dan pengunjung ataupun warga yang melintas.”Diwilayah perbatasan kita bangun pos penjagaan guna memeriksa pengendara yang melintas  dan masuk kedesa wonokerto,”Ujarnya saat ditemui di Posko Siaga Covid-19. Minggu 3 Mei  2020.

Ia menambahkan, saat ini ada satu pemudik yang tengah menjalani proses karantina di Posko Siaga Covid dan sudah berjalan selama 10 hari. Serta untuk pekerja diluar desa setiap hari diwajibkan lapor dan diperiksa kesehatanya oleh tim kesehatan di Posko Siaga.”Saat ini ada satu pemudik dari Surabaya, dan sesuai dengan peraturan yang bersangkutan harus menjalani proses karantina,”Imbuhnya.

Masih menurut Irwanto, Setiap pagi pemudik yang menjalani karantina akan diperiksa kesehatanya oleh bidan desa dan diajak berjemur setiap pagi pada jam 10.00 wib. “Untuk Konsumsi dari pemudik tempat tidur ditanggung oleh desa, namun untuk kebutuhan pribadi seperti peralatan mandi ditanggung oleh keluarga pemudik,”Pungkasnya.

NOE