Ansor Kesamben Kirab Doa Pager Bumi Keliling Desa-desa

oleh -

JOMBANG: Ratusan Peserta dari Sejumlah badan otonom (Banom) Nahdhotul Ulama (NU) se-kecamatan Kesamben menggelar Kirab Doa Pager Bumi. Tujuannya adalah membentengi wilayah agar pandemi Covid-19 segera berakhir terutama di kecamatan Kesamben. Kirab Doa Pager Bumi ini dimotori oleh Pengurus Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kesamben melibatkan IPPNU dan Banser.

Acara kirab doa pager bumi ini berangkat dari Balai Desa Kedungbetik. Di tempat tersebut sejumlah personel Ansor, Banser, IPPNU melakukan persiapan. Sembari membawa bendera masing-masing Banom dan bendera merah putih, mereka berangkat berkeliling 13 desa lainnya se-kecamatan Kesamben.

Sekretaris PAC Ansor Kesamben Nuruddin Suryanulloh, aksi ini adalah bagian dari ikhtiyar batin untuk keselamatan warga, khususnya kecamatan Kesamben. “Doa pager bumi ini adalah amalan dari Hadaratusy Syaikh KH Hasyim ‘Asy’ari sebagai tolak balak. Semoga dengan iktiyar ini menjadi pager bumi dari virus covid-19,” kata Surya, Rabu (8/11/2020).

Surya juga menjelaskan, doa pager bumi atau yang di kalangan NU dikenal dengan doa Lii Khomsatun ini berasal dari pendiri tarekat Syadziliah yakni Imam Abu Hasan Asy-Syadzilii. Nah, di Indonesia, salah satu pewaris sanad doa itu adalah KH Hasyim Asy’ari yang merupakan pendiri NU.

Doa tersebut tercatat dalam kitab Majmu’atul Ahzab Asy-Syadziliah. Kitab tersebut berisi kumpulan hizib atau doa-doa milik Imam Abu Hasan Asy-Syadzili yang dikumpulkan oleh Syaikh Dziya’ ad-Din Ahmad bin Musthafa bin Abdurrahman. Dan oleh Kiai Hasyim, doa tersebut diijazahkan sebagai doa tolak balak.

Ia juga menyebut, sejumlah desa yang menjadi tujuan peserta kirab Doa Pager Bumi adaah Pojokrejo, Gumulan, Jatiduwur, Jommbatan, Podoroto, Kesamben, Blimbing, Wuluh, Carangrejo, Kedungmlati dan berakhir di desa Kedungbetik. Surya juga mengatakan, dalam pelaksanaan ini juga tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dan di sepanjang jalan selama kirab mendapat pengawalan penuh dari Banser Lalu Lintas (Balantas).

“Kami tetap memperhatikan protokol kesehatan. Para peserta diwajibkan menggunakan masker,” katanya.

Kemudian, setelah acara Kirap Doa Pager Bumi ini akan dilanjutkan dengan Upgreeding Banser Satkoryon Kesamben. Agenda Upgreeding ini merupakan instruksi dari Pengurus Pusat (PP) GP Ansor. Yang bertujuan untuk mengupgrade pengetahuan pasukan Banser.

“Namanya Upgrade jadi meningkatkan sumber daya dari sahabat sahabat Banser,” pungkas Surya. NOE