Ansor Jember : Ketua Ansor Jatim Harus Kader Militan Bukan Kader Instan

oleh -
Ketua PC GP Ansor Jember Ayub Junaidi
Ketua PC GP Ansor Jember Ayub Junaidi

SURABAYA-Setidaknya hingga saat ini sudah ada sejumlah nama yang muncul dalam bursa Ketua Ansor Jatim pada Konferensi Wilayah (Konferwil) GP Ansor Jatim 2019. Beberapa nama itu diantaranya Mantan Ketua PW Ansor Jatim, Abid Umar Faruq atau Gus Abid, Seknas Banar, Ahmad Ghufron Siraj, Ketua PC GP Ansor Tuban, Syafiq Sauqi dan Ketua PC GP Ansor Jombang Zulfikar Damam Ikhwanto.

Sejumlah nama yang muncul itu, menurut Ketua PC GP Ansor Jember Ayub Junaidi harus dilihat rekam jejaknya. “Tantangan Ansor kedepan sangat berat sehingga harus punya pemimpin yang berkualitas. Militansi terhadap organisasi sangat penting. Ketua Ansor Jatim harus kader militan bukan kader instan,” kata Ayub kepada Kabarjatim, Senin (15/7/2019).

Kata Ayub, kader militansi dapat dilihat dalam rekam jejak selama ini. Artinya, seberapa lama berkhidmat kepada Ansor mulai dari ranting hingga cabang. Dengan demikian, ketika seorang kandidat terpilih menjadi Ketua Wilayah maka dapat merasakan bagimana susah payahnya memimpin di tingkat bawah.

“Jika instan tahu-tahu langsung duduk sebagai ketua wilayah khan tidak pernah tahu dinamika di cabang, tahu-tahu sudah duduk di kursi wilayah. Nah, khawatir kami ketika terpilih malah tidak mengakomodir kepentingan-kepentingan sahabat-sahabat di cabang dan di anak cabang,” ujar Ayub.

Ayub juga menyebut, sejumlah kandidat yang muncul di bursa itu, tentunya sudah melalui jenjang pengkaderan mulai dari Pendidikan Kader Dasar (PKD), Pendidikan Kader Lanjutan (PKL) hingga Pendidikan Kader Nasional (PKN). Namun, lanjut Ayub, tidak semua kandidat memiliki militansi di Ansor karena tidak semua kandidat yang memiliki pengalaman sebagai Ketua pada tingkatan anak cabang hingga Cabang.

“Karena PKD hingga PKN adalah syarat normatif. Siapa yang maju sebagai calon tentunya harus pernah melalui itu. Tapi lama berkhidmat dan militansi bisa dilihat dari rekam jejak,” tandasnya.

Namun demikian Ayub enggan menyebut nama siapa yang layak untuk menjabat sebagai Ketua Ansor Jatim untuk empat tahun mendatang. “Belum saatnya. Nanti pilihan ditentukan saat konferwil,” kilahnya.

Konferwil Ansor Jatim rencananya digelar pada tanggal 28 Juli 2019 di Ponpes Sabilulrosyad, Malang, Jawa Timur. Sedangkan Pra Konferwil akan digelar pada 21 Juli 2019 di Ponpes Bumi Sholawat, Sidoarjo.