Aniaya Perempuan, Galih Ditangkap Polisi

oleh -
Teks foto : Pelaku penganiayaan didampingi petugas Reskrim usai dibekuk.
Teks foto : Pelaku penganiayaan didampingi petugas Reskrim usai dibekuk.

SURABAYA-Setelah melakukan Pemukulan terhadap wanita, pria asal Sidoarjo ini melarikan diri. Namun usahanya tersebut sia-sia karena Polisi berhasil membekuknya.

Pelaku pemukulan yang dibekuk, Senin 10 September 2018, sekira pukul 22.00 WIB itu bernama, Wilyam Galih Siswanto (23), asal Jalan Sentana RT 010 RW 005 Kel. Tebet Kec. Gedangan Sidiarjo.

Pria yang juga tinggal di Ds. Karangpoh RT 01 RW 05 Kel. Karangpoh, Gedangan Sidoarjo itu dilaporkan oleh Ika (32), warga Jalan Bendul Merisi Besar Timur, Surabaya, korbannya.

Korban tersebut dipukul oleh pelaku sebanyak empat kali di halaman parkir Indomaret Jalan Raya Tanjungsari Surabaya, pada bulan Juli lalu.

Diduga sakit hati, tersangka ini melakukan pemukulan dengan menggunakan tangan sebelah kanan sebanyak 4 kali yang mengenai kepala korban.

Kapolsek Sukomanunggal Surabaya Kompol Muljono mengatakan, akibat ulah pelaku ini korban mengalami benjol pada bagian kepala setelah dipukul sebanyak 4 kali dengan tangan kosong.

Akhirnya korban melapor kejadian yang menimpanya ke Polisi yang dilanjutkan dengan mencari pelakunya.

“Sebab terjadinya penganiayaan tersebut, tersangka itu merasa sakit hati karena korban pernah menjelek- jelekan nama ibunya di hadapan mantan pacar tersangka,” sebut Muljono, Selasa (11/9/2018).

Setelah dilakukan pengejaran, pelaku akhirnya berhasil ditangkap didaerah Gedangan dan langsung digelandang ke Mapolsek Sukomanunggal Surabaya.

Pelaku ini akan dijerat dengan perkara penganiayaan, sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 ayat 1 KUHP, dan langsung dijebloskan kedalam penjara. @VIN