Anggota Polisi di Sidoarjo Dites Urine

oleh -
Suasana Tes Urine (Mas Hadi/Kabarjatim)
Suasana Tes Urine (Mas Hadi/Kabarjatim)

SIDOARJO-Puluhan anggota Polresta Sidoarjo yang bertugas di Satreskrim, Satres Narkoba, Sat Tahti, dan Sat Intelkam dilakukan tes urine. Test urine dilakukan sebagai upaya deteksi dini penyelahgunaan narkoba terhadap anggota Polresta Sidoarjo.

Test urine dipimpin langsung oleh Wakapolresta Sidoarjo, AKBP Donny Adityawarman dan melibatkan Sie Propam serta Urkes Polresta Sidoarjo.

“Tes urine kepada anggota ini, sebagai upaya deteksi dini penyalahgunaan narkoba terhadap anggota Polresta Sidoarjo,” ucap Donny Rabu (21/11/2018).

Menurutnya, test urine terhadap anggota yang bertugas di Polresta Sidoarjo dilakukan secara mendadak. Namun hasilnya negatif. Meski begitu, lanjutnya, test urine bakal dilakukan secara rutin dan mendadak.

“Sengaja kami lakukan mendadak sebagai bukti keseriusan Polresta Sidoarjo untuk memberantas Narkoba. Sehingga hal-hal yang semacam ini tidak hanya dilakukan kepada masyarakat umum saja, melainkan untuk semua anggota di Internal Kepolisian,” tandasnya.

Kemarin, Satres Narkoba mengungkap 28 kasus penyalahgunaan narkoba jenis Shabu di Wilayah Kabupaten Sidoarjo. Operasi yang digelar selama dua pekan sejak 1 hingga 17 November, berhasil menjaring kurang lebih 35 orang tersangka.

Adapun barang bukti yang diamankan dalam kasus narkoba tersebut, diantaranya ganja sebanyak 0,41 gram, sabu-sabu sebanyak 218,56 gram dan pil koplo sebanyak 990 butir.

“Dari 35 tersangka itu semua pengedar dan satu orang jaringan,” ungkap Kapolresta Sidoarjo, AKBP Zain Dwi Nugroho beberapa waktu lalu.

Dengan banyakan kasus narkoba di wilayah hukum Sidoarjo membuktikan bahwa penyalagunaan narkoba di Sidoarjo relatif tinggi. Sehingga perlu dilakukan upaya pencegahan, baik preemtif maupun preventif dalam mencegah peredaran narkoba di wilayah Sidoarjo. @VIN