Ada Yang Aneh Saat Urus Pajak Lima Tahunan di Kantor Samsat Sidoarjo

oleh -

SIDOARJO– Ada yang aneh saat mengurus pajak kendaraan bermotor lima tahunan dikantor Simtem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Sidoarjo Jl. Cemeng Kalang.

Hal ini, terjadi pada yudi Imron warga Dusun Mrisen Rw 02 Rt 06 Desa Glagaharum Kec. Porong saat akan mengurus pajak lima tahunan sepeda motornya, dengan Nopol W 6193 RW pada hari Sabtu, (12/1/2019) kemarin.

Saat sampai dikantor samsat, Ia langsung didatangi oleh seseorang yang diduga Calo dengan menwarkan diri untuk membantu proses pengurusan pajak lima tahunan motornya. Dan menjanjikan Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB) bisa langsung dibawah pulang.

“Pajaknya mati setahun ya mas, Ini habis Sembilan ratus ribu mas, dan BPKB bisa langsung sampean bawa, biar saya uruskan, ” kata Yudi Imron menirukan calo saat diwawancarai wartawan kabarjatim.com. Tapi saat itu Ia menolak tawaran dari orang yang diduga calo tersebut, dan memilih untuk mengurus sendiri.

Lalu setelah semua tahapan selesai, lanjut Imron, Ia pergi ke kasir untuk membayar, dengan total semua biaya yaitu Rp. 678.000. Setelah membayar Imron ikut mengantri untuk mengambil plat nomor baru dengan menaruh BPKB dan bukti pembayaran dari kasir ditaruh pada rak yang sudah disiapkan oleh petugas Samsat.

“Disitulah keganjilan terjadi, setelah semua selesai ternyata BPKB tidak langsung dikasihkan dan diganti faktur foto copy bukti pelunasan pajak berstempel merah yang disitu bertuliskan tanggal pengambilan BPKB asli bertanggal 22-2-19,”.

Dengan begitu, Imron menjelaskan saat ini dirinya hanya memegang bukti faktur foto copy untuk pengambilan BPKB pada tanggal 22 februari bulan besok. Sementara BPKB yang asli masih ditahan dikantor Samsat.

“Kalau lewat calo BPKB langsung bisa dibawa pulang dengan biaya 900.000, tapi kalau mengurus sendiri dengan biaya 678.000 ambilnya tgl 22 Februari 2019, saya bingung ini mas apa yang membedakannya,” jelasnya dengan nada heran.

Sementara itu, Kasatlantas Polresta Sidoarjo Kompol Fahrian Soleh Siregar saat di konfirmasi melalui pesan WhatsApp malah diarahkan ke Kanit Regident Polresta Sidoarjo. “Kanit Regident mas,” jawabnya dengan singkat. Kamis, (17/1/2019).

Namun, hingga berita ini ditulis Kanit Regident Iptu Gananta saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp tidak menjawab, meskipun sesekali terlihat Online.

editor : Nurul Arifin