Ada Tumpeng Setinggi 7 Meter Saat Tasyakuran Pelantikan Jokowi-KMA di Surabaya

oleh -

SURABAYA – Ratusan orang yang tergabung dalam relawan Jokowi-Ma’ruf Kota Surabaya menggelar Tasyakuran Kebangsaan, atas dilantiknya Joko Widodo-Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

Tasyakuran bertajuk “Gerebeg Suroboyo, Jogo Nusontoro” ini digelar dengan menyiapkan tumpeng berisi sayur-sayuran di depan Gedung DPRD, Jalan Yos Sudarso, Minggu sore (20/10/2019). Tasyakuran pelantikan Jokowi-Ma’ruf ini digelar sederhana dengan acara doa dan pertunjukan musik rakyat.

Pantauan di lokasi, tumpeng setinggi 7 meter dengan lebar 2 meter itu dipajang di jalan raya tepat di depan kantor Gedung DPRD Kota Surabaya. Tumpeng raksasa itu memiliki makna tersendiri.

“Tumpeng tinggi 7 meter itu yang artinya adalah Jokowi adalah Presiden RI ke-7. Sedangkan lebar tumpeng 2 meter itu memiliki arti dua priode,” kata Ketua Panitia, Ermawan Wibisono.

Ermawan mengatakan, tasyakuran kebangsaan ini bentuk apresiasi atas pelantikan Jokowi-Ma’ruf, yang selama ini diperjuangkan oleh seluruh relawan di Surabaya. Menurut Ermawan, para relawan tidak akan berhenti mengawal Jokowi-Ma’ruf melalui dukungan, dalam bentuk apapun.

“Kita juga siap menjaga persatuan bangsa. Menghadang dari ideologi berbahaya yang memecah belah bangsa,” kata Ermawan.

Sementara itu, koordinator acara Kusnan menambahkan bahwa tasyukuran kebudayaan ini menggambarkan keberagaman nusantara. Kata Kusnan, tumpeng berisi berbagai macam buah dan makanan itu, bukti bahwa Indonesia subur dan makmur.

“Indonesia punya perkebunan melimpah. Kami mensyukuri negeri ini, kami ingin persatuan dan kesatuan terus terjaga,” kata Kusnan.

Setelah acara, para peserta yang hadir kemudian saling berebut tumpeng sayur dan buah-buahan pada tumpeng setinggi 7 meter itu. Mereka juga menikmati makanan berupa nasi kuning dan lauk pauk yang siap untuk dimakan. VIN