529 Pegawai Dinas PUPR Bondowoso Didaftarkan BPJS Ketenagakerjaan

oleh -

BONDOWOSO – Karyawan pada lingkup Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bondowoso, yang dulunya statusnya sebagai karyawan musiman, akan berubah menjadi pekarya.

Perubahan status tersebut, merupakan upaya Dinas PUPR, untuk mengangkat status karayawan-karyawati.
Menurut Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bondowoso, Mulyadi, hal tersebut merupakan kebijakan dari bupati untuk menyejahterakan karyawan yang bergabung di PUPR dengan status tenaga musiman.

“Alhamdulillah, dengan kebijakan Bupati statusnya menjadi pekarya, yaitu pekarya teknik yang ada di lapangan, dan pekarya administrasi yang ada di perkantoran” katanya, Jum’at (1/2/2019).

Ia juga menjamin, semua karwan sudah terlindungi, yaitu dengan diikutkan sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan di mana dalam BPJS Ketenagakerjaan itu ada tiga manfaat yang akan diberikan, yakni jaminan hari tua, kecelakaan kerja dan jaminan kematian.

Sementara untuk BPJS kesehatan, pihaknya mengaku sudah mengajukan anggaran dan kemungkinan tahun depan juga akan terakomodir.

“Kita menetapkan juga di BPJS Kesehatan. Di BPJS Kesehatan juga sudah ada yang mengikuti secara personal. Namun secara kelembagaan ini menjadi kelembagaan kita. Untuk seluruh pekarya itu,akan di masukkan di BPJS kesehatan,” jelasnya.

Untuk sementara honor para karyawan yang di PUPR, masih di kisaran Rp900-an ribu sekian. Menurutnya, yang terpenting mengangkat harkat dan martabat mereka, statusnya dinaikan yang dulu dianggap sebagai tenaga kerja musiman, kini sudah berstatus pekarya. Apalagi, mereka setiap hari masuk kantor. “Insya Allah ke depannya lebih sejahtera lagi, apabila gaji pekarya-pekarya tersebut juga akan disesuaikan dengan UMK,” jelasnya.

Dari data yang diperoleh Kabarjatim.com, karyawan yang ada di Dinas PUPR Bondowoso, sekitar 529 orang di semua UPTD baik di UPTD Bina Marga maupun UPTD Sumber Daya Air, dari karyawan musiman kini status mereka berubah status jadi pekarya.

Editor : Ahmad Saefullah