500 Personel Gabungan Robohkan Bangli 6 Rumah Usaha Jalan Wonokromo

oleh -

SURABAYA – Pembongkaran bangunan liar di Jalan Raya Wonokromo pada Selasa (15/7/2019), memakan waktu panjang dan membutuhkan personil tambahan hingga 600 personil.

Total 500 personil yang diturunkan antara lain Sat Pol PP Surabaya sebanyak 100 orang, pihak Polsek Wonokromo dan Polrestabes Surabaya.

Selain itu dari pihak PJKA, Garnisun 3 dan Korem sekitar, PU Pemkot Surabaya, PMK Surabaya ran PLN unit Aren, ikut membantu dalam pembongkaran bangli.

Dari Personil yang diturunkan untuk Sat Pol PP Surabaya di pimpin oleh Piter Frans Rumaseb selaku Kabid Pengendalaian Oprasional dibantu oleh Joko Wiyono selaku Kasi Penertiban dan Penindakan memberikan keterangan.

“Perbantuan pengamanan dalam rangka pembongkaran bangunan liar Wonokromo merupakan tindakan lanjutan dari pembongkaran tanah milik aset PT. KAI, penertiban bangunan ini memakan waktu lama dan kemungkinan akan dilanjutkan besok bila hari ini belum kelar,” ujarnya.

Sedangkan dari pihak PT.KAI melalui Suprapto selaku Humas Daop 8 saat dilokasi memberikan keterangan, untuk bangunan yang di bongkar terdapat 6 rumah usaha.

Secara spesifikasi dengan lebar 30 meter yang diukur dari tepi jalan raya, sedangkan panjang 6 bangunan yang terbongkar  sepanjang 120,5 meter.

PT. KAI memberikan keterangan, pembongkaran bangunan tersebut dilakukan karena yang ditempati merupakan tanah masih milik aset PT. KAI.

Sebelum dilakukan pembongkaran pihak PT. KAI surah melakukan sosialisasi ke para pemilik bangunan rumah usaha ataupun sekitarnya.

Sosialisasi yang dilakukan sejak bulan Mei 2018 hingga beberapa surat teguran untuk mengosongkan bangunan. “Sosialisasi pada bulan Mei 2018 hingga surat teguran berakhir bulan Juli 2019,” tambahnya.

“ Sebelumnya penganti uang ganti rugi telah diberikan oleh pihak PT. KAI kepada pemilik rumah usaha yang terbongkar, sebesar Rp 250.000 / m2,” tutup Suprapto.