5 Dari 230 Tersangka Narkoba Masih Bawah Umur

oleh -

JOMBANG – Sebanyak 230 tersangka, baik itu berstatus pengedar dan pengguna yang terjerat dalam kasus obat terlarang diringkus petugas Kepolisian Resort (Polres) Jombang dalam kurun waktu 6 bulan terakhir.

Jumlah sebanyak itu merupakan hasil tangkapan dari Sat Resnarkoba beserta Polsek Jajarannya. Yakni dari 1 Januari hingga 31 Juli 2019 (Satu Semester).

Hal tersebut diungkapkan oleh Kasat Resnarkoba Polres Jombang, AKP. Moch Mukid, saat menggelar pers rilis di Mapolres Jombang, pada Jum’at 2 Agustus 2019 siang.

“Tersangka sebanyak itu atas kerjasama yang baik antara Polres dan Polsek jajarannya. Seluruhnya sebanyak 189 kasus, dengan rincian dari Polres 88 kasus dan dari polsek jajaran 101 kasus,” ucapnya.

“Dengan tersangka sebanyak 230, 3 diantaranya perempuan serta 5 tersangka masih bawah umur (Anak – anak),” imbuhnya.

Sedangkan, lanjut Mukid, untuk barang bukti yang berhasil diamankan yakni, Narkotika jenis sabu – sabu sebesar 161,25 gram, dan pil dobel L sebanyak 96.603 butir. 

“Barang bukti sebanyak itu jika dikonsumsi bisa untuk 4 Kecamatan (ucapnya sambil gurau), dan jika di rupiahkan bisa senilai 600 juta rupiah,” tegasnya.

Dari hasil penyelidikan, rata – rata barang haram tersebut di pasok dari Surabaya dan Sidoarjo dengan pembelian sistim ranjau terputus.

“Yang membuat saya prihatin, beberapa tersangka masih anak – anak. Mereka mengaku mengkonsumsi narkoba sejak masih duduk di bangku kelas 1 SMP,” pungkas Mukid.