35 Warga Binaan Lapas Kelas IIB Nganjuk Dapat Asimilasi

oleh -

NGANJUK : Sebanyak 35 orang warga binaan, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Nganjuk mendapatkan mendapatkan Asimilasi, hal ini sebagai tindak lanjut dari kebijakan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) RI guna mencegah penyebaran Covid-19. Dari para warga binaan tersebut tidak ada satupun narapidana korupsi atau koruptor.

“Mereka ini sudah menjalani setengah masa hukuman atau sepertiga masa tahanannya, namun begitu narapidana yang bebas melalui asimilasi ini tetap dalam pengawasan,”Ujar Kepala Rutan Klas IIB Nganjuk, Sudarno, dihalaman Lapas kelas IIB Nganjuk. Sabtu 4 April 2020.

Maka dari itu Rutan Klas IIB Nganjuk akhirnya ‘membebaskan’ ke-35 narapidana untuk kembali menghirup udara segar. Dan jika tidak ada perubahan, asimilasi akan ditambah menjadi 96 orang narapidana yang mendapatkan asimilasi bebas dari Rutan Klas IIB Nganjuk.

“Namun asimilasi tidak diberikan kepada narapidana korupsi, teroris dan narkoba,”Tegasnya.

Kebijakan Menkum HAM RI ini tentu disambut gembira oleh napi yang mendapatkan asimilasi, seperti yang dialami oleh Muhlisin salah seorang narapidana asal Bangkalan. Ia mendapatkan asimilasi karena dia sudah menjalani hukuman selama 10 bulan, dimana  sebelumnya dia mendapat hukuman selama 18 bulan.

“Saya bersyukur dan terimakasih mendapat pengalaman yang tak terlupakan di Rutan Nganjuk yang nanti akan saya buat bekal hidup di masyarakat dengan lebih baik,” ucapnya.

NOE