28 Panitia PPDP Sumenep Dinyatakan Reaktif, KPU: Kepulauan Masih Belum

oleh -

SUMENEP: Hasil reaktif Panitia Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, terus bertambah. Itu setelah dilakukan tes cepat atau rapid test kepada petugas yang akan datang ke rumah-rumah calon pemilih.

Komisioner KPU Sumenep, Rafiqi Tanzil kepada media ini mengatakan, jika hasil rapid test di hari pertama ada 16 petugas, saat ini telah 28 petugas dinyatakan reaktif. “Data yang sudah masuk itu ada 28 petugas PPDP yang dinyatakan reaktif atas hasil tes cepat atau rapid test,” katanya. Senin 20 Juli 2020.

Dari 28 petugas PPDP itu, merupakan petugas yang akan datang ke rumah-rumah pemilih di wilayah daratan. Adapun untuk wilayah kepulauan, kata Rafiqi, sedang dilaksanakan rapid test. “Ada 28 petugas, itu kepulauan masih belum. Jadi hari ini masih berlangsung di Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong,” jelasnya.

Kendala keterlambatan proses tes cepat untuk kepulauan karena alat rapid terlambat. “Kepulauan sedang berlangsung tes cepat hari ini. Mudah-mudahan amanlah. Sehingga bisa menjalankan tugasnya. Karena coklit sedang berlangsung,” terangnya.

Pergantian PPDP yang reaktif juga telah dilakukan. Mereka akan dilakukan pergantian meski telah dilantik sebagai PPDP. Kata Rafiqi, apabila sudah ditemukan reaktif, maka KPU memberhentikan petugas tersebut. Kemudian melakukan pengangkatan petugas PPDP yang baru.

“Sudah kami sampaikan kepada PPS (panitia pemungutan suara) untuk dulakukan pergantian. KPU kemudian menerbitkan SK pemberhentian dilanjutkan SK pengangkatan PPDP yang baru,” jelasnya.

Untuk menjaga keamanan para panitia, KPU telah menyiapkan alat pelindung diri (APD) bagi panitia PPDP seperti hand sanitizer, masker, face shield hingga topi bertuliskan PPDP sebagai pelindung dan pengenal panitia petugas pemutakhiran data.

“Saya berharap data hasil rapid test petugas PPDP yang masih belum masuk itu nanti hasil rapidnya non reaktif semua,” tandasnya. NOE