Wow, Lomba Berburu Tikus di Bojonegoro Berhadiah Total Rp50 Juta

oleh -
Para petani memburu tikus yang memakan padi. (Foto: Humor Netizen)

BOJONEGORO – Segala upaya dilakukan untuk menghabisi hama tikus, seperti yang dilakukan para petani di Bojonegoro, Jawa Timur ini.

Mereka berlomba memburu yang menyerang tanaman padi. Lomba digelar serentak oleh pemerintah setempat. Setiap ekor tikus yang berhasil ditangkap dihargai Rp2 ribu, dengan hadiah total mencapai Rp50 juta.

Camat Kanor, Mohammad Mahfud, menyatakan lomba digelar di sembilan desa di wilayahnya, untuk meminimalisir hama tikus.

“Dari dinas pertanian hari ini mulai pelaksanaan berburu tikus di 9 desa, ya memang kalau lihat hama tikus di mana-mana ada, paling banyak ya di sini karena itu dari Pemda mengadakan lomba berburu tikus sementara untuk 9 desa di Kecamatan Kanor. Per ekor Rp2 ribu,” ujarnya.

Lomba berburu tikus ini berlangsung serentak di areal pertanian daerah aliran Sungai Bengawan Solo di Kecamatan Kanor yang saat ini sedang memasuki musim tanam padi.

Lomba yang baru digelar pertama kalinya oleh Pemerintah Kabupaten Bojonegoro ini disambut antusias para petani.

Mereka yang terbagi dalam beberapa kelompok berburu tikus di areal persawahan. Tak ada aturan khusus dalam perlombaan ini, peralatan seperti pentungan dan pompa air boleh digunakan untuk memburu tikus yang umumnya bersembunyi dalam lubang tanah.

Seperti yang dilakukan petani Desa Pilang dan Gedongarum, untuk mempercepat perburuan penangkapan tikus dilakukan dengan gropyokan, berbekal pentungan dan pompa penyemprot air.

Mereka ramai-ramai menyisir setiap lubang tikus di jalan dan tanggul sungai dekat persawahan. Setiap tikus yang keluar lubang langsung tangkap.

Pemkab Bojonegoro sengaja menggelar lomba menangkap tikus di wilayah Kecamatan Kanor untuk memovifasi petani agar semangat menanam. Lomba berlangsung selama lima hari dengan merebutkan total hadiah Rp50 juta.

No More Posts Available.

No more pages to load.