Mahasiswi ITS Ciptakan Desain Ruangan yang Cocok untuk Era New Normal

oleh -
Mahasiswa Desain Interior ITS, Endry Salsabila Sampurno, menunjukkan ruang privat karyanya yang bernama Nature Puzzle. (Foto/Dok ITS)

SURABAYA – Mahasiswi ITS Endry Salsabila Sampurno menciptakan desain ruang privat yang ramah digunakan selama masa pandemi.

Bertema Bringing Nature’s Atmosphere into the New Normal Era, Endry menggagas konsep ruang privat yang dikenal dengan nama Nature Puzzle.

Karyanya berhasil meraih perak dalam ajang Bharatika Creative Design Festival 2021 kategori Private Space for New Normal yang diadakan oleh Fakultas Seni dan Desain Universitas Kristen (UK) Petra Surabaya, pada 21-23 Mei 2021.

Dari keterangan Endry, dirinya sengaja menyematkan identitas pada karya tersebut dengan menyelaraskan pada tema yang diusung oleh Bharatika Creative Design Festival 2021.

Pengambilan konsep “Nature” dari karya Endry tergambar jelas dalam penekanan pada bahan dan warna-warna alam seperti warna hijau dan coklat yang tampak dominan. konsep “Puzzle” berasal dari sistem modular yang diadopsi ke dalam desain.

Sistem modular sendiri adalah konsep desain yang mengimplementasikan produk dengan membaginya dalam beberapa modul.

Dia berkata bahwa diangkatnya konsep modular pada ruang privat bisa membuat tingkat fleksibilitas dalam ruang privat bisa menjadi tinggi. Pengunjung bisa memindah-mindahkan meja dan kursi sesuka hati demi membuat jarak yang aman di situasi pandemi.

“Konsep Puzzle yang ingin saya terapkan ini bisa membuat suatu ruangan mudah untuk dibongkar pasang,” ujar Endry melalui siaran pers, Rabu (8/6/2021).

Endry memanfaatkan adanya meja sebagai pembatas agar interaksi di dalam ruang privat tetap berpegang pada protokol kesehatan. Dalam hal ini, penempatan atribut di dalam ruang privat disusun dengan pola berkelipatan antara meja dan kursi.

“Bisa apabila modulnya mau dipindahkan atau berjarak, mau diatur sepanjang satu meter, dua meter, dan lain-lain tentu sangat bisa,” katanya.

Desain dari ruang privat yang diusung oleh Endry pun mentransformasi bentuk sebuah rumah. Endry berharap bahwa pengunjung yang bersinggah di ruang privat ciptaannya dapat merasa bahwa seolah-olah mereka berada di dalam rumah.

Fasilitas-fasilitas tambahan seperti stop kontak dan bantal kaki dari desain modul kursi juga tersedia di dalam ruang privat buah karya Endry.

Tidak hanya itu, mahasiswi kelahiran Surabaya itu juga berkata bahwa banyak inspirasi yang diperoleh dari hasil menganalisis karya-karya yang sudah ada. Dengan memanfaatkan platform seperti Instagram, YouTube, dan Pinterest, Endry mendapatkan ide melalui eksplorasi di media sosial.

No More Posts Available.

No more pages to load.