Imbas Insiden Audiensi dengan Difabel, LIRA Bakal Adukan Anggota Dewan Golkar

oleh -

SIDOARJO – Audensi yang dimotori Lira Disability Care (LDC) bersama sejumlah perwakilan ABK Sidoarjo diwarnai dugaan pelecehan dari anggota DPRD Sidoarjo, Ali Sucipto, Senin (7/6).

Acara Audensi itu sendiri atas inisiatif LDC, bermula dari proposal yang diajukan oleh LDC terkait program Sidoarjo Ramah Difabel. Setahun lamanya proposal itu diajukan, akan tetapi tidak ada tanggapan dari Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dan DPRD Sidoarjo. Karena tidak ada respons, LDC menyurati Ombudsman dan mengadukan eksekutif dan legislatif tersebut.

Atas aduan LDC, pihak DPRD sidoarjo merespons dan menerima audensi LDC dan sejumlah perwakilan ABK. Sesuai jadwal yang ditentukan Senin (7/6) mereka diterima di kantor DPRD Sidoarjo.

Saat dimulai acara hearing, tiba-tiba Ali Sucipto, dengan nada keras hendak mengusir seorang diffabel yang ikut dalam pertemuan tersebut. “Siapa itu yang bawak anak kecil, di ruangan ini tidak boleh membawa anak kecil,” ujar Ali Sucipto melalu pengeras suara.

Pernyataan tersebut memantik reaksi aktivis LIRA, karena anak yang ikut dalam hearing tersebut merupakan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) dan akan ikut menyampaikan aspirasinya.

Indra P, Advokat LBH LIRA Jatim yang ikut mendampingi dalam hearing tersebut mengaku geram dengan ulah Ali Sucipto. “Tanpa klarifikasi dia ini malah mau keluarkan anak berkebutuhan khusus, ini pelecehan terhadap terhadap ABK,” ujar Indra.

Menyikapi sikap arogan yang dilakukan oleh Ali Sucipto, DPW LIRA Jawa Timur bersama seluruh DPD LIRA se-Jawa Timur berencana melayangkan surat protes kepada DPD Golkar Sidoarjo dan mengadukan Ali Sucipto atas sikap arogannya terhadap anak berkebutuhan khusus tersebut.

No More Posts Available.

No more pages to load.