Hadir dalam Wisuda Universitas Jember, Wamendag Berpesan tentang Jiwa Kompetisi

oleh -

JEMBER – Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia (Wamendag RI), Jerry Sambuaga hadir dalam upacara wisuda periode IV tahun akademik 2020/2021 Universitas Jember, Sabtu (5/6/2021).

Kehadiran Jerry Sambuaga dalam rangka memberikan motivasi bagi 899 lulusan Universitas Jember yang diwisuda secara daring dan luring terbatas di Gedung Auditorium.

Menurut Rektor Universitas Jember Kehadiran orang nomor dua di Kementerian Perdagangan RI ini diharapkan melecut semangat lulusan Universitas Jember dalam berkarya, serta memberi motivasi untuk meraih prestasi. Karena Jerry Sambuaga dapat menjadi role model mengingat usianya yang masih muda namun sudah mendapatkan kepercayaan memangku posisi penting di pemerintahan.

Dalam pidato wisudanya, Rektor menyatakan Universitas Jember memahami kondisi saat ini yang memang kurang menguntungkan bagi wisudawan, hampir semua lini kehidupan saat ini merasakan kesulitan gegara pandemi Covid-19. Begitu pula dengan kondisi perekonomian nasional dan dunia kerja.

Namun di lain sisi deraan pandemi Covid-19 memaksa semua orang adaptif, kreatif dan inovatif untuk bertahan hidup. Oleh karena itu Iwan Taruna mengajak semua wisudawan untuk tetap optimis menghadapi hari esok. Jika kita mampu melewati pandemi Covid-19, maka insyaallah akan mampu melewati rintangan lainnya.

“Universitas Jember berterima kasih atas kesediaan Wamendag RI yang telah hadir memberikan motivasi bagi wisudawan periode IV tahun akademik 2020/2021. Di antaranya membangkitkan motivasi lulusan kami untuk berwirausaha, apalagi pemerintah sudah memberikan banyak kesempatan dan bantuan bagi calon pengusaha muda yang akan memulai bisnis rintisannya Kami berharap kunjungan kali ini akan menjadi pintu pembuka kerjasama di berbagai bidang antara Universitas Jember dengan Kementerian Perdagangan,” tutur Iwan Taruna.

Sementara itu dalam penjelasannya, Jerry Sambuaga menegaskan agar segenap wisudawan Universitas Jember membangun jiwa kompetisi. Pasalnya kompetisi diyakini membuat seseorang tetap awas terhadap lingkungan sekitarnya dan mau tidak mau dituntut untuk meningkatkan kemampuan diri secara terus menerus. Baik belajar sesuai dengan disiplin ilmu yang digeluti maupun menambah ketrampilan yang dibutuhkan sesuai tantangan jaman.

“Kompetisi tidak perlu ditakuti, sebab sudah hukum alam. Kompetisi juga menjadi faktor yang membuat orang atau organisasi berubah menjadi lebih baik. Kedua, selalu bersyukur dengan apa pun yang kita miliki dan gunakan sebagai modal berjuang. Ketiga, buka wawasan pemikiran seluas-luasnya sebab kompetitor kita di era globalisasi saat ini bukan saja dari Indonesia namun juga dari luar negeri,” tuturnya.

Dalam kesempatan ini pula, alumnus University of San Fransisco dan Columbia University, Amerika Serikat ini mengimbau keluarga besar Universitas Jember, khususnya para mahasiswa untuk bangga dan cinta produk dalam negeri.
“Tidak hanya bangga dan cinta saja, tapi beli dan pakai produk Indonesia. Contohnya sepatu yang saya pakai ini buatan Jawa Barat, keren dan nyaman. Jika Anda memakai buatan Indonesia maka ini artinya membuka lapangan kerja, roda perekonomian kita berjalan dan secara tidak langsung mendorong makin banyak anak muda untuk membuka usaha rintisan,” imbuh Jerry Sambuaga.

Dalam wisuda periode IV tahun akademik 2020/2021 ini, setiap fakultas diwakili oleh perwakilannya yang hadir di Gedung Auditorium Kampus Tegalboto. Untuk sementara, mereka yang ditunjuk sebagai perwakilan wisudawan adalah lulusan Universitas Jember yang berasal dari Jember saja. Sehari sebelum menjalani wisuda, semua wisudawan yang hadir secara luring menjalani rapid test antigen di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Jember dengan biaya dari Universitas Jember.

Wisudawan dari Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis asli Jember, Rizky Atika Salsabila Ivabianca Putri, SE., menjadi peraih IPK tertinggi di jenjang sarjana dalam wisuda kali ini. Rizky meraih IPK 3,97 setelah menjalani kuliah selama 3,5 tahun. Sementara itu setelah kuliah selama 2 tahun 7 bulan 5 hari di Program Diploma Teknik Sipil, Faqih Zulham Nawwaf, AM.d., meraih IPK 3,83 yang menjadikan lulusan asal Banyuwangi ini menjadi yang terbaik di antara lulusan jenjang diploma Universitas Jember.

No More Posts Available.

No more pages to load.