Puluhan Ribu Kendaraan Pemudik Diputarbalik, Khofifah: 21 Orang Positif Covid-19

oleh -

Surabaya – Selama 10 hari pemberlakuan penyekatan di Jawa Timur, sebanyak 215.997 unit kendaraan pemudik diperiksa. Dari jumlah itu, kendaraan yang diputar balik sebanyak 53.665 unit dan 19 travel gelap diamankan.

“Sementara untuk swab antigen telah dilakukan pada 3.197 orang. Dari total tersebut, terdapat 21 orang terkonfirmasi positif,” ujar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa saat meninjau penerapan protokol kesehatan di salah satu tempat wisata di Batu, Sabtu (15/5/2021).

Penyekatan dilakukan mulai 6 – 17 Mei 2021 sesuai dengan kebijakan pemerintah. Penyekatan pemudik digelar di 9 titik jalur perbatasan provinsi Jatim. Yaitu, perbatasan gerbang Tol Ngawi – Solo, perbatasan Ngawi Mantingan – Sragen, perbatasan Tuban – Rembang, perbatasan Bojonegoro – Cepu, perbatasan Magetan – Karanganyar, perbatasan Pacitan Donorejo – Wonogiri, pelabuhan Ketapang Banyuwangi – Gilimanuk Bali, perbatasan Pacitan – Wonogiri dan perbatasan Ponorogo – Wonogiri.

Dalam kesempatan ini Direktur Registrasi dan Identifikasi Kakorlantas Mabes Polri Brigjen Pol Yusuf menyebut, Mabes Polri telah memerintahkan jajaran kepolisian di tingkat daerah provinsi, kota, dan kabupaten untuk memantau titik keramaian, mulai tempat wisata dan pusat perbelanjaan di Jawa Timur. Salah satu yang menjadi perhatian kepolisian yakni tempat – tempat wisata di Kota Batu dan Surabaya.

“Kita akan terus pantau, sampai masa kegiatan operasi, kekuatan akan dikerahkan ke tempat-tempat yang sudah ditentukan. Yang atensi Kota Batu dan Surabaya,” kata Yusuf saat mendampingi Khofifah.

Dari hasil analisis pihaknya disebutkan arus lalu lintas di sejumlah tempat wisata di Kota Batu terpantau cukup lancar dan relatif tidak terlalu ramai. Dari laporan yang masuk juga terpantau pengunjung yang datang di tempat – tempat wisata yang ada tidak mencapai 50 persen.

“Sejauh ini, tidak terlalu ramai. Di alun-alun ini biasanya kan ramai, ino tidak terlalu ramai. Tempat wisata ada batasan 50 persen, sejauh ini tidak mencapai 50 persen. Ini bagus sosialisasi dan masyarakat mengikuti,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.