Aksi Solidaritas, PWI Jombang Gelar Unjuk Rasa Tolak Kekerasan Wartawan

oleh -

JOMBANG: Puluhan Anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jombang menggelar aksi unjuk rasa didepan kantor Graha Media Jombang. Senin (29/3) siang. Aksi ini merupakan wujud solidaritas atas kekerasan yang menimpa jurnalis Majalah Tempo, Nurhadi, di Surabaya.

Pantauan dilokasi, nampak sejumlah wartawan membentangkan sejumlah poster berisi tuntutan untuk mengusut tuntas pelaku kekerasan, serta menuntut kebebasan pers. Selain itu para wartawan juga mengumpulkan ID Card sebagai bentuk protes atas kekerasan terhadap wartawan.

Ketua PWI Jombang Sutono Abdillah mengatakan, dalam aksi solidaritas itu pihaknya mengusung enam tuntutan. Pertama, menyesalkan dan mengutuk pengiayaan terhadap Nurhadi saat menjalankan tugas jurnalistik.

“Untuk itu, kami mengingatkan kepada semua pihak bahwa profesi wartawan dilindungi undang-undang. Kekerasan terhadap wartawan adalah bentuk penghancuran demokrasi. Karena wartawan merupakan pilar demokrasi,”Ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya juga menuntut agar aparat penegak hukum mengusut tuntas kasus ini dan memyeret pelakunya ke peradilan untuk mendapatkan hukuman yang setimpal. Juga meminta kepada rekan-rekan wartawan dan pengelola media massa tetap mengedepankan langkah dan proses hukum serta mengawal kasus ini hingga tuntas.

Sebelumnya, Kekerasan fisik yang dialami Nurhadi terjadi pada Sabtu 27 Maret 2021. Nurhadi tengah mendapatkan tugas dari redaksi Majalah Tempo untuk mengonfirmasi mantan Direktur Pemeriksaan Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Angin Prayitno Aji.

Nurhadi sudah membeberkan status dan maksud kedatangannya tersebut. Kendati demikian, para pelaku tetap merampas telepon genggam Nurhadi dan memaksa untuk memeriksa isinya. Nurhadi juga ditampar, dipiting, dipukul di beberapa bagian tubuhnya. Untuk memastikan Nurhadi tidak melaporkan hasil reportasenya. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.