DPRD Sumenep Soroti Pembangunan Daerah di Sektor Pertanian

oleh -

SUMENEP: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, menyoroti pembangunan daerah melalui sektor pertanian. Bahkan para legislator setempat mendesak agar bupati yang baru dilantik pada akhir Februari lalu itu terus meningkatkan progres pertanian.

Desakan para legislator itu berdasarkan data Badan Statistik Pusat (BPS), Sumenep masuk daftar 10 Kabupaten termiskin di Jawa Timur dan nomor urut 2 termiskin setelah Kabupaten Sampang dari 38 Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.

Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Holik mengaku jika sektor pertanian menjadi salah satu faktor terhadap penunjang perekonomian. Sebab, mayoritas masyarakat di kota keris ini adalah petani.

“Pemerintah seyogyanya harus benar benar memperhatikan betul terhadap sektor pertanian sebagai salah satu faktor penunjang perekonomian,” katanya.

Lanjut Holik, Pemkab Sumenep harus jeli melihat potensi tersebut dan sektor pertanian ini harus menjadi perioritas. Salah satunya, kata Holik, dalam hal anggaran yang memadai.

“Indikatornya bisa di lihat kecondongan politik anggaran pemkab nanti, apakah memang sektor pertanian mendapat porsi anggaran yang memadai,” tegasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengapresiasi terhadap langkah yang telah diambil oleh pemerintah dalam hal memajukan sektor pertanian.

“Artinya kita mengapresiasi pemkab dalam hal telah memajukan sektor pertanian,” jelasnya.

Untuk itu, pihaknya berharap, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumenep bisa mendengar apa yang menjadi keinginan masyarakat petani. Selain itu, harus mampu memberikan terobosan baru guna mewujudkan kesejahteraan bagi masyarakat.

“Harapannya tentu antara di atas kertas dan realitas sama bahwa, benar benar terjadi tingkat kesejahteraan di petani,” tandasnya. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.