Jabat Ketua DPD Golkar Sidoarjo, Adam Rusydi Target Kursi Parlemen Naik 100 Persen

oleh -

SURABAYA: Adam Rusydi, terpilih secara aklamasi dalam Musyawarah Daerah (Musda) ke X DPD Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Sidoarjo, Sabtu, 20 Maret 2021. Bendahara Fraksi Partai Golkar DPRD Jawa Timur itu, terpilih secara aklamasi berdasarkan dukungan dari 24 pemilik suara.

Aklamasi ini juga berdasarkan adanya pernyataan masing-masing Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK) se-Sidoarjo, dan organisasi sayap partai Hasta Karya. Adam menggantikan ketua sebelumnya, Warih Andono untuk Adam menjadi Ketua DPD Golkar masa bakti 2021-2025.

“Saya sampaikan terima kasih kepada seluruh komponen Partai Golkar, yang telah mendukung saya. Semoga saya bisa menjaga amanah ini dengan baik, dan tentu saya akan bekerja semaksimal mungkin,” kata Adam, dikonfirmasi, Minggu, 21 Maret 2021.

Menurut anggota DPRD Provinsi Jatim ini, amanah kepada dirinya kedepan akan sangat berat, karena kedepannya Partai Golkar harus lebih baik dari sebelumnya. Adam menarget pada Pemilu 2024, Partai Golkar bisa meraih 8 kursi, dari sebelumnya yang hanya 4 kursi di DPRD Kabupaten Sidoarjo. “Saya bakal mundur dari Ketua DPD Partai Golkar Sidoarjo, jika target itu tidak tercapai,” jelasnya.

Untuk mencapai target tersebut, Adam menyatakan berkomitmen untuk menyelaraskan, dan mendukung penuh pemerintahan Sidoarjo yang dipimpin Bupati Ahmad Muhdlor Ali (Gus Muhdlor) dan Subandi. “Saya ingin bersama Gus Muhdlor dan Subandi mewujudkan masyarakat adil dan makmur di Kabupaten Sidoarjo,” katanya.

Tak hanya itu, Adam menyatakan juga akan mengambil langkah konkret kedepannya, seperti menyamakan langkah-langkahnya dengan DPD Partai Golkar Jatim, khususnya yang berkaitan dengan pola komunikasi dan revolusi komunikasi, untuk tataran di tingkat grassroot (akar rumput) masyarakat di tingkat bawah.

Revolusi komunikasi yang dimaksud adalah, akan berkolaborasi dengan seluruh masyarakat di Kabupaten Sidoarjo, dengan ditunjang pola komunikasi melalui digital. Termasuk melakukan kolaborasi antara kepengurusan yang lama dengan kepengurusan yang baru, untuk menyolidkan roda organisasi Golkar.

“Saya juga minta seluruh kader mulai dari tingkat desa dan kecamatan wajib punya media sosial, minimal untuk menyampaikan informasi kepada masyarakat yang ada di Sidoarjo. Nantinya, kami juga akan tetap terus melakukan koordinasi dengan seluruh senior kami,” kata aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) itu. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.