TMMD 2021, Bupati Bondowos: Bentuk Bakti TNI Kepada Masyarakat

oleh -

BONDOWOSO: Bupati Bondowoso Salwa Arifin membuka pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 110 TA 2021, di Pendopo Kabupaten Setempat.

Dari data yang berhasil dihimpun kabarjatim.com, pelaksanaan TMMD dilaksanakan di di dua Desa, diantaranya, Desa Klekean dan Desa Penang, Kecamatan Botolinggo. Sedangkan untuk personil yang terlibat yakni, 150 personil yang terdiri dari Kodim 0822, Batalyon 514 Kostrad, Batalyon Kavaleri 3, satuan dari Kodam, pasukan  marinir Karangpilang dan beberapa OPD terkait.

“TMMD merupakan bentuk bakti seorang TNI kepada masyarakat, program ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam percepatan dalam penataan pembangunan,”Ujar Bupati Salwa dalam sambutanya.

Selain itu, program tersebut juga merupakan salah satu program pemberdayaan kepada masyarakat Bondowoso yang bersinergi antara TNI dan Pemerintah.

“Terutama dalam penanganan pembangunan berbagai infrastruktur dengan mengedepankan TNI dan masyarakat dalam pembangunan, karena peran TNI disini sangat efektif dan sangat efisien dalam membantu masyarakat untuk membantu kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dirinya berharap agar masyarakat yang menjadi lokasi TMMD agar perpartisipasi aktif dalam membatu program tersebut. “Tidak hanya masyarakat, saya minta kepada Kepala OPD terkait dengan TMMD ini harus juga saling membantu, agar hasil pembangunan betul-betul dirasakan oleh masyarakat,” ungkapnya.

Sementara Komandan Kodim 0822, Letkol Kav Widi Widayat menagatakan bahwa TMMD di Bondowoso akan membangun sekitar 64 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Desa Klekehan dan Desa Penang, Kecamatan Botolinggo.

“Pembangunannya melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa bersama TNI, karena disana masih ada rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan fisik ini akan berlangsung selama satu bulan hingga 31 Maret 2021 nanti.

Selain perbaikan RTLH, rencananya nanti akan dilakukan pembangunan fisik di antaranya seperti pelebaran jalan, pembangunan siskamling, pengerasan jalan, rehabilitasi mushola dan pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).

” Kegiatan ini bukan hanya untuk membangun daerah terpencil. Namun, juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” Pungkasnya. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.