Anggota Forsa Hebat Pertanyakan SHU Kepada Pengurus

oleh -

SAMPANG: Sejumlah Anggota dari Forum Sampang (Forsa) Hebat mempertanyakan Sisa Hasil Usaha (SHU) dari pengawasan 10 paket Pekerjaan proyek fisk tahun 2020 kepada Pengurus Forsa. Hal ini dilakukan karena setelah mereka menerima honor pekerjaan sisa uangnya amblas tanpa kejelasan.

Ketua Forsa Hebat, Nur Hasan menjelaskan, Bahwa dari total pengawasan 10 Paket pekerjaan dirinya Bersama pengurus hanya dua kali menerima pencairan. Pertama di Paket ke 8 sebesar Rp 49 juta, dan Pencairan kedua di Paket 4,5,6,7 dan 9 Sebesar Rp 195 Juta.

“Pencairan di Paket 8 dipergunakan untuk dipergunakan untuk membayar honor sebanyak 32 pengawas lapangan (PL). Dari pembayaran tersebut sisa sebesar Rp 4.850.000. Dan diserahkan pada bendahara. Sedangkan Pencairan Kedua dipergunakan untuk talangan operasional dan honor pengurus sehingga tersisa sebesar Rp. 87 juta. Dan uang itu diserahkan ke pembina setelah musyawarah dengan pengurus harian,”Jelasnya.

Ia Menambahkan, untuk pencairan uang pengawasan dari paket 1 sampai 4. Ia mengaku tidak tahu. Sebab, dalam pencairan uang itu sudah tidak sesuai dengan komitment bersama. Padahal dalam kesepakatan bersama untuk melakukan pencairan dari pemilik CV harus di saksikan bersama antara pengurus dan pembina tapi pada kenyataannya pencairan itu dilakukan tanpa sepengetahuan pengurus.

“Kalau untuk paket 1 sampai 4 kami tidak tau uangnya lari kemana karena proses pencairannya saya tidak tau, Termasuk uang pengawasan dari paket 10. Apalagi ke bentuk uangnya ke bau nya saja saya tidak tau,” Imbuhnya.

Sementara hingga berita ini dilayangkan pembina forsa hebat Shalehuddin ketika dikonfirmasi melalui telephone selulernya nomor ponselnya tidak dapat dihubungi. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.