Pemda Bondowoso Bantu Warga Miskis Melalui Program Gerakan Tape Manis

oleh -

BONDOWOSO: Pemerintah Daerah Kabupaten Bondowoso menggelar rapat Koordinasi dengan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) Bondowoso serta Persiapan Evaluasi Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tahun 2021. Hal tersebut dilakukan guna Pemantapan Program Gerakan Tape Manis (Tanggap dan Peduli Masyarakat Miskin) yang dilaunching oleh Bupati Bondowoso Drs KH Salwa Arifin pada Tanggal 17 Desember 2019 lalu.

Ketua TKPK Bondowoso, H Irwan Bachtiar Rahmat menyampaikan, gerakan Tape Manis itu merupakan jawaban atas keluh kesah dari warga Bondowoso, yang termasuk dalam masyarakat miskin yang tidak tercover dalam APBN, APBD Provinsi dan APBD Daerah.

“Dimana sejauh ini banyak masyarakat miskin yang mengeluh sakit sedangkan tidak terakses dalam bidang kesehatan,” katanya. Rabu, 3 Februari 2021.

Ia menambahkan bahwa gerakan Tape Manis merupakan konsep penta-helik, untuk melaksanakan apa yang memang menjadi keterbatasan pemerintah daerah, utamanya dalam sisi anggaran. “Kami merangkul dari perbankan melalui forum CSR, dalam hal ini dikomandani Bank Jatim. Dan alhamdulillah didukung oleh Basnaz. Sehingga berjalanlah program Tape Manis ini,” tambahnya.

Masih menurut Irwan, Dari data pengaduan warga miskin melalui Posko Tape Manis selama tahun 2020 telah mencapai 1342 pengaduan. Dan dari data tersebut diketahui bahwa rata-rata mereka (warga miskin) tidak masuk didalam jaminan kesehatan maupun DTKS.

“Ini yang menjadi dasar kita, sehingga beberapa pengaduan sudah kita tindak lanjuti. Baik layanan kesehatan sampai Rumah Sakit dan sampai ke Surabaya,” Pungkasnya. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.