Rumah Aya, Debut Film Parenting Karya Mahasiswa Universitas Jember

oleh -

Jember – Dilema orangtua tunggal mendidik anak Generasi Z memang menjadi fenomena menarik dalam dunia parenting.

Ide tersebut diangkat oleh mahasiswa Universitas Jember dalam sinema layar lebar ” Rumah Aya” yang akan tayang di bioskop Kota Cinema Mall Jember pada 1 Februari 2021 mendatang.

“Film ini sangat dekat dengan kehidupan pribadi saya. Konflik yang saya angkat merefleksikan kegelisahan masa lalu. Saya percaya bahwa cerita dalam film ini sangat relevan dengan situasi saat ini,” ungkap sutradara Rumah Aya, Iqbal Amanta yang dikutip dari IG @empatbelasproject, Sabtu (30/01).

Ide cerita pengaruh parenting dalam membentuk sikap anak kemudian dikembangkan menjadi persembahan karya tugas akhirnya di Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jember. Ia pun menggaet rekannya, Dwi Cahyo sebagai editor.

Tak lupa ia memakai setting bernuansa kearifan lokal Jember, termasuk para aktor dan aktrisnya, salah satunya Nafisa Ramadhani Setiawan atau yang akrab disapa Sasa, salah satu Gus Ning Cilik Jember sebagai bintang utama.

“Senang banget karena di film ini bisa mengeksplor kemampuan berakting saya. Selain itu ini filmnya juga dekat dengan kehidupan sehari-hari. Sutradara dan krunya juga dari mahasiswa Televisi dan Film, yang pastinya sudah tidak diragukan lagi. Jadi, beruntung banget bisa terlibat dalam film ini,” ujar pemeran Aya ini.

Film kolaborasi Empatbelas Project dan Satusamalima Pictures ini nyatanya berhasil menarik animo masyarakat dengan tiket terjual habis hanya dalam kurun waktu 24 jam. Area bioskop pun memberlakukan protokol kesehatan ketat dengan pengaturan kursi physical distancing.

Sebelumnya, film ini telah melalui tahapan development sejak Januari tahun 2020 lalu, hingga pada Senin (25/01/2021), telah merampungkan proses paska produksi.

Sejumlah film karya Empatbelasproject juga telah mendapatkan apresiasi di tingkat nasional maupun internasional, seperti Official Selection Jogja Netpac Asian Film Festival 2017 untuk film Ji Dullah, Official Minikino Film Week, Bali International Short Film Festival 2019 untuk film Rosa dan Official Selection Balinale International Film Festival 2021 serta Best Asian Film – Jharkhand International Film Festival 2020 untuk film Rawuh.

No More Posts Available.

No more pages to load.