Disdik Sumenep Perbolehkan Melakukan Pembelajaran Tatap Muka

oleh -

SUMENEP: Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Izinkan Sekolah untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) namun tetap diwajibkan untuk menerapkan protokol kesehatan Covid-19. Hal itu berdasarkan Surat Edaran (SE) Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Nomor 420/90/435.101.1/2021 tertanggal 21 Januari 2021.

Plt Kepala Dims Pendidikan Sumenep, Moh Iksan, mengatakan, Sementara bagi sekolah yang tidak mematuhi ketentuan pelaksanaan PTM tersebut, Disdik akan menjatuhi sanksi. “Pertama, kita pasti tegur dulu kepala sekolahnya. Saya yang akan turun langsung ke lapangan apabila hal itu terjadi,”Ujarnya. Rabu, 27 Januari 2020.

Apabila teguran tidak mempan, maka yang bersangkutan akan diberikan sanksi tegas sesuai dengan Peraturan pemerintah Nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negri Sipil (PNS).

“Jika Kepseknya ASN, maka akan disanksi sesuai peraturan disiplin ASN,” imbuh Iksan.

Namun, sambung Iksan, jika pelanggaran PTM terjadi di sekolah swasta maka sanksinya berupa evaluasi terhadap izin oprasional sekolah tersebut. “Perpanjangan izin operasionalnya akan ditinjau ulang,” tegasnya.

Dia melanjutkan, bahwa pelakasanaan uji coba PTM di lingkungan Disdik Sumenep wajib mematuhi Prokes Covid-19 dengan disiplin yang ketat.

“Masuknya per kelas tidak boleh lebih 17 siswa, bagi kelas yang jumlah siswanya banyak bisa dibagi dua, dan siswa yang masuk diatur secara bergantian,” jelasnya.

Menurut Kepala definitif Dinas Sosial (Dinsos) ini, guru pengajar kelas juga wajib memenuhi protokol kesehatan saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) berlangsung.

“Supaya nanti bisa mengontrol siswanya, biar tidak berkerumun di dalam kelas, karena sekarang masih dalam uji coba,” tandasnya. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.