Dua Warga Sumenep Ditelan Ombak Saat Mancing di Perairan Giligenting

oleh -

SUMENEP: Dua warga Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, dikabarkan hilang ditelan ombak saat memancing di Perairan Pulau Giligenting. Kedua hilang karena tergelincir dari badan perahu.

Dari data Yang dihimpun, kedua korban yang hilang ini yakni Hafik (21) dan Halipi (24). Keduanya merupakan warga di Dusun Pesisir, Desa Prenduan, Kecamatan Pragaan.

Kasubbag Humas Polres Sumenep AKP Widiarti saat dihubungi membenarkan ihwal kecelakaan di laut tersebut. Dia menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika kedua korban dan beberapa teman lainnya hendak melakukab pemancingan di Perairan Giligenting. Kala itu, mereka berangkat bersama pada Sabtu 9 Januari 2021 sekira pukul 03.00 Wib.

Selama perjalanan, korban dengan temannya yang diketahui berjumlah tujuh orang itu melakukan strike memancing. Sekira pukul 23.00 Wib, hujan melanda di Perairan Giligenting. Saat itu pula, korban Hafik hendak akan membuang air kecil. Namun sayang, dia justru terpleset.

“Ufais alias Hafik hendak buang air kecil, karena cuaca saat itu turun hujan dan kondisi licin korban terpeleset dan jatuh ke laut,” jelasnya.

Tak habis disitu, melihat temannya jatuh, Halifi langsung melompat ke laut dengan tujuan untuk menolong Hafik, namun keduanya justru hilang ditelan ombak.

“Untuk kapal atau perahu yang dipakai oleh korban dan temannya sudah ada di lokasi titik awal berangkat,” ungkapnya.

Adapun teman dari dua korban yang hendak memancing tersebut yakni Subli, merupakan pemilik perahu, Ahmad Dhani, Supardi, Akfan dan Andi. Sementara korban tenggelam yakni Hafik dan Halipi. 

“Sedangkan untuk dua korban tenggelam ditelan ombak ini masih belum kami temukan,” tandasnya. NOE

No More Posts Available.

No more pages to load.