Kabupaten Sumenep Minim Perpusdes

oleh -

SUMENEP: Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, Ahmad Masuni menyayangkan akan banyaknya dana desa yang masih sebatas untuk membangun infrastruktur fisik saja. Padahal menurutnya, dana desa itu tidak hanya sebatas untuk membangun infrastruktur fisik tetapi juga untuk membangun Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada di desa agar mampu bersaing dengan daerah lain.

“Dari hasil evaluasi kami masih sedikit desa yang menganggarkan dari dana desa, padahal perpustakaan desa sangat penting untuk membangun SDM di desa,”Ujar Masuni. Selasa 4 Februari 2020.

Ia berpendapat, Kalaupun ada yang berkonsentrasi membangun perpustakaan desa, jumlahnya masih sedikit. Salah satu desa yang sudah menganggarkan dana desa untuk kepentingan membuat perpustakaan desa adalah desa yang ada di Kecamatan Kalianget. “Masih banyak yang mengganggarkan dana desa untuk kepentingan perpustakaan hanya Rp 5 juta, itu bukti bahwa pemerintah desa masih belum berkonsentrasi membangun Perpusdes,”Terangnya.

Dia menjelaskan aturan penggunaan dana desa untuk perpustakaan desa sudah seharusnya diterbitkan. Baik dari Peraturan Bupati (Perbup) ataupun dari Peraturan Daerah (Perda). “Ini semua bertujuan agar DD/ADD juga menyerap pemberdayaan dalam rangka mencerdaskan masyarakat desa,” jelasnya.

Adapun saat ini, yang terkapling oleh Dinas Perpustakaan baru tiga desa di Sumenep yang memiliki perpustakaan. Sementara lainnya, masih di dropping oleh Perpustakaan keliling.”Jadi selama ini kami menjadwalkan agar mobil perpustakaan keliling menjangkau setiap kecamatan. Itu guna warga mendapatkan bahan bacaan ke pelosok desa,”Pungkasnya. (Noe)

No More Posts Available.

No more pages to load.