Jatim Mengalami Inflansi 0,50 Persen Pada Januari 2020

oleh -

SURABAYA: Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Timur, Dadang Hardiwan, mengungkapkan delapan kota di provinsi setempat, mengalami inflasi tertinggi selama januari 2020.

“Inflasi tertinggi terjadi di Sumenep yaitu mencapai 0,84 persen, diikuti Surabaya dan Kediri sebesar 0,52 persen, Banyuwangi sebesar 0,51 persen, Malang sebesar 0,41 persen, Probolinggo sebesar 0,40 persen, Jember sebesar 0,38 persen, dan Madiun sebesar 0,35 persen,”Ujarnya.

Ia menambahkan, Jika dibandingkan tingkat inflasi year on year dari tahun ke tahun Januari 2019 dan Januari 2020, di delapan kota IHK Jawa Timur, Jember merupakan kota dengan inflasi year on year tertinggi yaitu sebesar 2,43 persen, “sedangkan kota yang mengalami inflasi year on year terendah adalah Malang sebesar 1,15 persen,”Imbuhunya.

Masih menurut Dadang, Inflasi terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya sebagian besar indeks kelompok pengeluaran, yaitu: kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 1,57 persen, kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,03 persen.

“Selanjutnya kelompok perlengkapan, peralatan, dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,15 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,50 persen, kelompok pendidikan sebesar 0,01 persen. Ditambah kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,17 persen, dan kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,76 persen,”Imbuhnya.

Sedangkan, kelompok yang mengalami deflasi yaitu kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,08 persen, kelompok transportasi sebesar 0,93 persen, kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,03 persen, dan kelompok rekreasi, olahraga dan budaya sebesar 0,05 persen.(Noe)

No More Posts Available.

No more pages to load.