CV Joni Pranata Laporkan Perhutani Ke Polda Jatim Dugaan Lakukan Illegal Logging

oleh -

BONDOWOSO – Dugaan illegal logging atau penebangan kayu ilegal yang dilakukan oleh Perum Perhutani KPH Bondowoso akhirnya berbuntut panjang dan akan melaporkan perbuatan tersebut ke Polda Jatim.

Diketahui pemilik kayu yang ditebang tersebut merupakan milik CV Joni Pranata. Tidak tanggung-tanggung, kayu yang ditebang tanpa sepengetahuan pemiliknya berjumlah 5000m3.

Mohammad Gulu, Direktur CV Joni Pranata mengatakan, pohon miliknya telah ditebang oleh Perum Perhutani KPH Bondowoso Jumlahnya 5000m3. Kayu itu tersebar di seluruh Bondowoso.

“Saya dirugikan akibat ulah Perum Perhutani. Karena perusahaan plat merah ini menebang kayu milik saya tanpa izin. Saya akan  melaporkan kasus ini ke Polda Jatim,” ancam Gulu panggilan akrabnya.

Kalau se Jawa Timur, lanjutnya, akibat kejahatan yang dilakukan Perum Perhutani, kerugian CV Joni Pranata mencapai Rp 500 T. Sebetulnya, kasus ini pernah didamaikan di Pengadilan Negeri.

Tapi,kata Gulu Perum Perhutani melakukan ulahnya lagi. Saya akan melaporkan lagi ke Polda Jatim. Laporan ini pemberitahuannya juga saya sampaikan ke Kapolri Jendral Tito Karnivan.

Tim 5 yang dibentuk CV Joni Pranata di Bondowoso mengklarifikasi kasus illegal logging ini ke Perum Perhutani KPH Bondowoso. Sayang seluruh pimpinan tidak ada di tempat.

Tim hanya ditemui oleh Erno Basuki, Staff Komper (Komunitas Perusahaan) Perum Perhutani KPH Bondowoso. “Saya tidak bisa memberikan klarifikasi kasus ini Pak, karena saya hanya sebagai staf,” kata Erno.

Dengan ulah Perhutani tersebut Gulu merasa kecewa karena tidak bersedia menemui timnya usai menemui petugas Perum Perhutani.

No More Posts Available.

No more pages to load.