Wisata Malam 2P Wonokromo Kembali di Grebeg Sat Pol PP

oleh -

SURABAYA – Untuk kedua kalinya selama tahun 2019 Sat Pol PP Surabaya bersama Kepolisian menggerebek lokalisasi Stasiun Wonokromo, Surabaya.

Gelar pengrebekan yang dilakukan pada Jumat (19/7/2019) dipimpin oleh Piter Frans Rumaseb selaku Kabid Pengendalaian Oprasional dibantu oleh Joko Wiyono selaku Kasi Penertiban dan Penindakan.

Satpol PP Surabaya menurunkan 86 personel yang terdiri dari tim Jasbo dan tim rembulan malam, dan bersama 10 personel Sat Sabhara Polrestabes Surabaya. Pengrebekan yang dilakukan di stasiun wonokromo dalam Dipo rel dibagi menjadi dua tim.

Untuk tim Jasbo yang dipimpin oleh Piter Frans Rumaseb masik dan menyisir dari arah utara stasiun, sedangkan tim 2 Rembulan malam yang dipimpin oleh Joko Wiyono menyisir dari sisi Selatan stasiun Wonokromo.

Penyebaran personil saat pengrebekan pada pukul 21.00 WIB, dan berhasil  mengamankan 23 orang dilokalisasi.

Secara rinci yang diamankan 1 pria pemilik kamar lokalisasi, 1 pria yang sedang aduhai bersama WRSE (bahasa lamanya PSK), dan 21 wanita WRSE.

“Dari tangkapan yang kita dapat, akan kita lakukan pendataan, dan dilanjutkan para WRSE sebagian akan ditampung di Liponsos Surabaya dan Kediri,” ujar Piter.

Selain WRSE petugas gabungan berhasil mendapatkan 125 botol miras, yang disembunyikan di warung remang remang, dan ponten umum sekitaran lokalisasi.

Hasil pendataan yang dilakukan di kantor Sat Pol PP Surabaya, 1 mucikari mempunyai KTP, 1 laki laki hidung belang tidak mempunyai KTP, 5 WRSE mempunyai KTP dan hanya 1 diketahui warga Surabaya, sedangkan 16 WRSE lainya tidak mempunyai KTP.

Piter menambahkan untuk hasil giat yang dilakukan pada Jumat malam merupakan kelanjutan dari oprasi Pekat yang pernah dilakukan pada bulan Juni (bulan puasa).

“Razia ini berdasarkan keluhan masyarakat bahwa ada penyimpanan miras berjumlah banyak di toilet dan kegiatan portitusi meresahkan,” tegasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.